Penyebab Infertilitas Pada Wanita

SehatFresh.com – Ketika pasangan suami istri belum juga dikaruniai keturunan setelah satu tahun melakukan berhubungan seks secara teratur tanpa kontrasepsi, maka kondisi tersebut merujuk pada infertilitas (kemandulan). Ini bisa terjadi karena adanya masalah pada pihak pria mau pun wanita. Pada wanita, infertilitas dapat dikaitkan dengan alasan yang berbeda. Ini termasuk masalah serviks, gangguan ovulasi, masalah anatomi hingga gaya hidup. Kesuburan pada wanita dapat dipengaruhi oleh salah satu atau kombinasi dari semua faktor tersebut

  1. Masalah serviks

Serviks merupakan jalan masuk sperma dari vagina untuk dapat mencapai rahim. Dalam beberapa, serviks mungkin mengalami kerusakan atau terinfeksi karena kondisi seperti gonore, mycoplasma hominis, chlamydia, trichomonas, ureaplasma urealyticum, lendir serviks yang tidak memadai dan alergi sperma. Semua kondisi tersebut dapat menghambat sperma mencapai sel telur.

  1. Gangguan ovulasi

Ovulasi merupakan proses pelepasan telur yang telah matang tersebut dari dalam rahim untuk kemudian berjalan menuju tuba falopi untuk dibuahi. Dalam kasus tertentu, siklus ini mungkin menjadi terganggu sehingga menyebabkan infertilitas pada wanita. Gangguan bisa terjadi karena sejumlah alasan, yang paling umum yang meliputi ketidakseimbangan hormon, stres fisik dan emosional, perubahan gaya hidup yang drastis, produksi prolaktin yang berlebihan, kelainan kelenjar tiroid, infeksi ovarium dan menopause dini.

  1. Masalah pada saluran dan panggul

Beberapa wanita cenderung menderita infertilitas karena masalah yang berkaitan dengan panggul dan saluran indung telur. Masalah terkait ini ini biasanya mencakup kondisi seperti kondisi lapisan rahim yang tidak normal, jaringan rahim terinfeksi, fibroid rahim dan masalah anatomi lainnya. Masalah-masalah tersebut bisa menghambat kemungkinan seorang wanita hamil untuk bisa hamil.

  1. Berat badan

Organ reproduksi akan bekerja optimal jika didukung diet yang tepat dan tubuh yang sehat. Obesitas, anoreksia dan kondisi terkait berat badan lainnya dapat memengaruhi tingkat kesuburan. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa baik itu wanita yang baik kurus atau kegemukan akan mengalami kesulitan untuk hamil sedangkan wanita yang dapat mengelola berat badan dengan benar memiliki peluang keberhasila hamil yang lebih tinggi.

  1. Kebiasaan buruk

Pada dasarnya, kebiasaan buruk seperti merokok, sering minum alkohol dan penggunaan obat terlarang dapat merugikan kesehatan tubuh secara kesulurhan. Merokok dan minum alkohol dapat menurunkan peluang keberhasilan pembuahan pada wanita dan meningkatkan risiko cacat lahir ketika ia berhasil hamil. Penggunaan obat-obatan seperti kokain, ganja dan steroid dapat menyebabkan komplikasi serius pada ibu dan bayi ketika wanita sedang hamil.

Sumber gambar : gigisusu.net

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY