Penyebab Iritabilitas Pada Wanita

SehatFresh.com – Iritabilitas dapat menyebabkan seorang wanita menjadi lebih “sensitif” dengan orang di dekatnya, seperti keluarga atau teman-temannya. Hal ini tentunya dapat menurunkan gairah dan semangat dalam menjalani hari ketika bekerja dan dapat berpengaruh pula pada kehidupan orang lain. Banyak hal yang menyebabkan wanita menjadi mudah marah. Dalam hal ini, faktor hormon adalah yang menjadi penyebab utamanya. Perubahan hormon bisa terkait dengan beberapa kondisi di bawah ini :

  • Depresi

Depresi adalah kondisi yang membuat Anda merasa luar biasa sedih dan membawa Anda ke titik di mana menjalani kehidupan pun menjadi kurang bergairah. Menurut National Institute of Mental Health, Amerika Serikat, dibanding pria, lebih banyak wanita yang didiagnosis dengan kondisi ini. Setelah melahirkan, seorang wanita mungkin merasa tersinggung akibat perubahan tubuhnya ditambah stres karena harus melakukan banyak hal terkait tanggung jawabnya sebagai seorang ibu. Jenis depresi disebut sebagai depresi postpartum. Ibu baru yang menderita depresi postpartum mungkin perlu pengobatan untuk kondisinya.

  • Premenstrual Syndrome

Mungkin sudah tidak aneh lagi kalau sebelum atau saat sedang haid, para wanita suka marah-marah tanpa alasan yang jelas. Premenstrual Syndrome (PMS) dapat menjadi salah satu penyebab iritabilitas pada wanita. Iritabilitas, disertai dengan perubahan suasana hati, seringkali menjadi gejala sudah dekatnya periode menstruasi yang muncul sejak satu minggu sebelum datangnya periode.

Menopause

Menopause menyebabkan iritabilitas pada beberapa wanita seiring dengan perubahan tubuh yang mereka alami. Pada masa perimenopause, tubuh memproduksi estrogen dan progesteron dalam jumlah yang lebih sedikit. Kedua hormon tersebut adalah hormon yang dapat mempengaruhi keadaan emosional wanita.

Anemia

Anemia adalah gangguan darah yang dapat menyebabkan seorang wanita menjadi mudah marah. Gangguan ini terjadi ketika sel-sel darah merah berkurang jumlahnya atau ketika jumlah hemoglobin tidak memadai. Sebab hemoglobin mengangkut oksigen ke seluruh bagian tubuh dari paru-paru, kurangnya hemoglobin berakibat pada terhambatnya pasokan oksigen yang mencukupi sehingga mengakibatkan tubuh tidak dapat berfungsi secara normal. Wanita lebih berisiko anemia terkait dengan menstruasi yang ia alami setiap bulannya.

  • Penyakit Grave

Iritabilitas juga telah dikaitkan dengan gejala dari penyakit Grave. Penyakit Grave adalah suatu kondisi dimana tubuh menyerang dirinya sendiri (gangguan autoimun). Kondisi ini memengaruhi kelenjar tiroid dengan cara yang membuat kelenjar ini menghasilkan jumlah kelebihan hormon tiroid. Setelah ini terjadi, denyut jantung menjadi lebih cepat dan begitu juga tingkat di mana tubuh mengubah makanan menjadi energi yang dapat digunakan menjadi meningkat pula.

Sumber gambar : spirit.web.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY