Penyebab Jerawat di Bokong yang Menjengkelkan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Benjolan kecil menyerupai jerawat dapat muncul di mana saja, termasuk area bokong. Salah satu dari Anda mungkin pernah mengalaminya dan merasa risih akan masalah kulit yang sering disebut butt acne tersebut. Bagi wanita khususnya, ini dapat menurunkan rasa percaya diri di depan suami. Bahkan, munculnya jerawat kecil di bokong juga terkadang menimbulkan rasa sakit sehingga tidak nyaman saat duduk.

Sama halnya dengan wajah, kulit area bokong juga memiliki pori-pori. Area bokong, paha, dan selangkangan juga memiliki banyak kelenjar minyak. Oleh karenanya, pori-pori pada area tersebut dapat tersumbat karena akumulasi sel kulit mati, minyak, dan bakteri, yang pada akhirnya menyebabkan peradangan. Pori-pori bokong menjadi lebih berisiko tersumbat jika:

  • Berkulit sensitif. Beberapa orang memiliki kulit yang lebih sensitif terhadap deterjen atau pelembut kain tertentu. Jika Anda termasuk salah satunya, pilihlah produk yang hypoallergenic.
  • Sering memakai celana ketat. Celana ketat membuat kulit bokong sulit bernapas sehingga dapat “memerangkap” keringat dan bakteri. Hal ini dapat menyebabkan kulit mudah iritasi.
  • Malas ganti celana dalam. Sekitar area bokong merupakan area yang lembab terlebih bila bahan celana dalam yang dipakai sifatnya tidak menyerap keringat. Bakteri menjadi semakin mudah berkembang biak. Oleh karenanya, biasakan untuk memakai celana dalam katun dan ganti 2 kali dalam sehari.
  • Setelah berolahraga, segeralah mengganti pakaian karena bakteri yang terperangkap dalam keringat dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kulit, termasuk jerawat di bokong.

Pori-pori area bokong yang tersumbat dapat berkembang menjadi folikulitis dan karbunkel. Folikulitis merupakan kondisi di mana folikel rambut mengalami peradangan. Selain karena pori tersumbat, folikulitis juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri atau infeksi jamur. Gejala masalah kulit ini umumnya berupa benjolan-benjolan kecil yang tidak terasa sakit tapi gatal. Sedangkan karbunkel adalah sekumpulan bisul kecil. Masalah kulit ini dapat terjadi ketika folikulitis menjadi tak terkendali dan menyebabkan infeksi kulit yang lebih dalam.

Umumnya, jerawat di bokong dapat sembuh dengan perawatan rumahan, seperti mandi teratur dengan sabun antibakteri, mengenakan pakaian longgar, dan menggunakan salep kulit yang memiliki kandungan zinc.

Namun, jika  jerawat di bokong tampaknya berubah menjadi bisul, lebih baik segera periksa ke dokter atau dermatolog. Anda mungkin memerlukan pengobatan antibiotik guna memerangi bakteri penyebab infeksi dalam tubuh secara menyeluruh. Selain itu, bisul juga mungkin perlu “dikeringkan” guna mempercepat penyembuhan. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here