Penyebab Kehamilan Ektopik

www.sehatfresh.com

Sehatfresh.com – Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi pada bagian luar kavum uteri. Kehamilan ini biasanya disebut dengan ekstrauterin dan juga kehamilan yang kurang tepat. Kehamilan ektopik menempel pada bagian kavum uteri atau bisa juga pada serviks uteri.

Banyak hal yang bisa menyebakan seseorang terkena kehamilan ektopik. Setidaknya ada dua faktor yang menjadi penyebab dari kehamilan ektopik yaitu faktor mekanis dan faktor fungsional. Berikut adalah penjelasan dari kedua faktor tersebut:

Pertama adalah faktor mekanis, banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang bisa terkena kehamilan ektopik. Faktor ini menyebabkan perjalanan zigot menjadi terhambat masuk dan menempel ke dalam uterus atau rahim. Berikut ini faktor mekanis yang menjadi faktor seseorang terkena kehamilan ektopik:

  • Salpingitis. Salpingitis adalah penyempitan saluran atau terbentuknya kantong-kantong buntu pada jaringan rahim. Salpingitis bisa juga disebabkan oleh berkurangnya silia mukosa tuba yang diakibatkan oleh infeksi, tidak hanya itu saja berkurangnya silia mukosa tuba itu akibat implamantasi hasil dari zigot di bagian tuba falopi.
  • Adhesi peritubal. Timbulnya infeksi akibat abortus bisa menyebabkan tuba menjadi tertekuk atau terjadi penyempitan lumen.
  • Kelainan pertumbuhan tuba. Tuba yang mengalami kelainan terutama dibagian divertikulum ostium aserious dan juga hipoplasi. Namun hal ini akan sangat jarang terjadi.
  • Akibat operasi tuba. Operasi yang pernah dilakukan di tuba bisa untuk memperbaiki fungsi tuba, operasi tuba juga dilakukan untuk memperbaiki potensi tuba saat sterilisasi.
  • Tumor. Tumor bisa menyebabkan seseorang memiliki kelainan tuba. Zigot yeng berusaha berenang menuju ke rahim bisa terhambat karena adanya tumor tersebut. Bentuk tuba bisa mengalami kelainan adanya tumor di dalam rahim tersebut.
  • IUD. Kebanyakan orang yang memakai alat kontrasepsi ini menjadi penyebabnya namun tidak hanya IUD saja, seseorang yang hamil di saat menggunakan alat kontrasepsi bisa menjadikannya terkena kehamilan ektopik. Maka dari itu, sangat disarankan untuk melakukan cara mencegah kehamilan tanpa KB untuk menunda kehamilan.

Faktor Fungsional adalah faktor yang disebabkan oleh berubahnya fungsi pada jaringan rahim di dalam tubuh wanita. Faktor fungsional juga menjadi penyebab kehamilan ektopik. Berikut ini berbagai macam faktor fungsional yang bisa menyebabkan kehamilan ektopik :

  • Migrasi eksternal ovum. Ovum atau sel telur melakukan perpindahan keluar dari rahim. Akibatnya sperma yang akan membuahi bertemu di luar dari rahim. Kasus ini bisa terjadi pada wanita yang mengalami duktus mulleri dan abnormal.
  • Refluks menstruasi. Orang yang mengalami refluks menstruasi bisa terkena kehamilan ektopik.
  • Motilitas tuba. Wanita yang mengalami motilitas tuba bisa mengalami kehamilan ektopik, wanita yang memiliki kadar hormon estrogen dan juga hormon progesterone bisa terkena kehamilan ektopik.
  • Mukosa tuba. Meningkatnya penerimaan dari mukosa tuba terhadap ovum yang akan dibuahi bisa menyebabkan wanita mengalami kehamilan ektopik.
  • Riwayat kehamilan ektopik. Wanita yang mengalami kehamilan ektopik sebelumnya bisa mengalami kehamilan ektopik yang kedua kalinya. Oleh sebab itulah wanita yang memiliki riwayat kehamilan ektopik terutama kehamilan ektopik terganggu harus menjalani pemeriksaan medis ketat terutama ketika dirinya hamil kembali.
  • Abortus. Wanita yang mengalami abortus sebelumnya akan terkena kehamilan ektopik jika dirinya kembali hamil. Abortus adalah pecahnya saluran tuba dikarenakan kehamilan ektopik terganggu.
  • Tabung. Program bayi tabung ternyata juga bisa menjadi salah satu penyebab kehamilan ektopik. Hal yang paling berisiko dari proses Fertilisasi In Vitro (IVF) ini adalah terjadinya pembuahan di luar rahim karena proses yang dilakukan tidak dilakukan secara profesional
  • Penyakit Menular Seksual. Penyakit menular seksual (PMS) seperti klamidia dan gonore berpotensi menyebabkan terjadinya kehamilan ektopik. Oleh karena itu, kebanyakan penderita masalah ini adalah mereka yang sering bergonta-ganti pasangan seperti para wanita malam (PSK).
  • Kelainan Bawaan. Kehamilan ektopik juga bisa disebabkan oleh kelainan bawaan lahir yang terletak pada sistem reproduksi seorang pengidapnya. Dimana, kelainan pada tuba fallopi adalah kelainan yang paling berisiko tinggi terhadap munculnya kehamilan ektopik. Hal ini menyebabkan kehamilan ektopik bisa disebut pula sebagai penyakit genetis ditinjau dari penyebab ini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY