Penyebab Konstipasi Saat Hamil

SehatFresh.com – Konstipasi merupakan salah satu jenis kelainan pada sistem pencernaan yang ditandai dengan gejala sakit pada bagian perut dan susah buang air besar (BAB). Konstipasi alias sulit buang air besar kerap dianggap dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, konstipasi yang dibiarkan berlarut-larut berpengaruh buruk bagi kesehatan. Masalah konstipasi bisa menimbulkan ketidaknyamanan, terutama bagi wanita yang sedang hamil. Pada ibu hamil, gangguan umumnya disebabkan oleh perubahan yang terjadi di dalam tubuh.
Lebih detailnya, beberapa penyebab konstipasi pada ibu hamil adalah:

• Kadar progesteron tinggi
Kadar hormon progesteron cenderung mengalami peningkatan saat kehamilan. Hal ini membuat pergerakan usus ibu menjadi lebih lambat. Akibatnya, feses menjadi lebih lama dalam usus dan membuat usus menyerap air yang terkandung di dalamnya sehingga menyebabkan kotoran menjadi agak keras dan sulit untuk dikeluarkan.

• Perut yang membesar
Membesarnya perut ibu hamil, menimbulkan tekanan rahim pada pembuluh darah balik panggul dan pembuluh darah balik besar di bagian kanan tubuh, yang menerima aliran darah dari tubuh bagian bawah (vena cava inferior). Penekanan tersebut semakin memengaruhi sistem kerja usus halus dan usus besar. Inilah alasan mengapa konstipasi sering terjadi pada kehamilan trimester ketiga, di mana perut menjadi semakin membesar.

• Vitamin dan suplemen zat besi
Konsumsi suplemen vitamin atau zat besi juga bisa menyebabkan. Menjelang masa kehamilan wanita seringkali disarankan untuk mengonsmsi obat atau vitamin agar lebih sehat. Konsumsi zat besi yang diberikan oleh dokter atau bidan saat memeriksakan kehamilan juga turut menyebabkan konstipasi.

Pola makan
Pola makan pada wanita hamil juga bisa memicu terjadinya konstipasi. Ini juga terjadi pada wanita hamil yang mengalami morning sickness. Wanita hamil yang mengalami morning sickness seringkali melupakan makanan tinggi serat pada trimester pertama sehingga rawan terkena konstipasi.

• Stres
Rasa cemas dan stress sering terjadi pada orang yang sedang hamil, apalagi bagi mereka yang baru pertama kali menjalani kehamilan. Takut keguguran, panik karena akan menjadi baru, dan rasa was-was tidak bisa mengurus bayi seringkali menjadi beban pikiran yang membuat stres. Rasa cemas dan stres berpengaruh terhadap kondisi kesehatan termasuk konstipasi.

Kurang aktifitas fisik
Aktifitas fisik membuat tubuh sehat dan melancarkan proses metabolisme di dalam tubuh. melakukan olahraga ringan secara rutin seperti jalan kaki atau berenang, akan merangsang otot-otot perut dan usus, yang salah satunya dapat merangsang gerakan peristaltik usus, sehingga bisa menghindarkan ibu dari konstipasi.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?
Untuk mengatasi masalah konstipasi pada masa kehamilan, beberapa cara yang dapat ibu lakukan adalah:

  • Minum banyak air
  • Meningkatkan konsumsi makanan berserat terutama buah dan sayur
  • Melakukan olahraga ringan
  • suka menunda buang air

Meski merupakan gejala umum dalam kehamilan, konstipasi yang dibiarkan berlarut-larut, bisa menjadi semakin parah, dan memicu timbulnya wasir atau ambeien. Sebaiknya ibu segera ke dokter jika ibu mengalami konstipasi disertai sakit perut, diare, atau tinja berdarah.

Sumber gambar : obatibuhamil.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY