Penyebab Masalah Sirkulasi Pada Penis

SehatFresh.com – Ketika aliran darah terhambat pada penis, maka penis tidak dapat melakukan “performa” terbaiknya. Masalah sirkulasi dapat terjadi pada penis karena beberapa alasan dan sering menyebabkan ereksi lemah dan impotensi. Ketika fungsi seksual pria terjadi, seorang pria bisa merasa stres, depresi, merasa bersalah, sampai takut akan keintiman.

Masalah sirkulasi pada penis bisa terjadi karena penyakit dan gaya hidup tidak sehat. Penyakit-penyakit tersebut dapat merusak saraf dan pembuluh darah sehingga aliran darah ke organ penis yang diperlukan untuk terjadinya ereksi menjadi terhambat.

  • Diabetes

Penderita diabetes dengan kadar gula darah tinggi dapat mengembangkan retinopati diabetik. Retinopati diabetik dapat merusak saraf, yang berakibat pada berkurangnya sinyal saraf yang dibutuhkan untuk memulai dan mempertahankan ereksi. Kerusakan saraf ini akan menurunkan aliran darah pada penis, yang pada akhirnya menyebabkan penurunan kemampuan gairah dan masalah ereksi.

  • Cedera saraf tulang belakang

Cedera tulang belakang juga dapat menimbulkan masalah sirkulasi pada penis yang bisa berujung pada impotensi. Pasalnya, kerusakan saraf perifer yang menyertai cedera tulang belakang dapat membatasi fungsi penis.

  • Penyakit ginjal

Penyakit ginjal adalah penyebab lain dari masalah sirkulasi di penis. Selain berdampak pada kesehatan secara keseluruhan, penyakit ginjal juga berdampak pada fungsi seksual. Racun dapat terakumulasi dalam tubuh ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik. Seiring waktu, racun tersebut beredar kemudian merusak organ dan membatasi aliran darah ke penis, yang pda gilirannya membatasi fungsi seksual.

  • Konsumsi makan tinggi lemak

Asupan makanan tinggi lemak secara berlebihan dapat menyumbat arteri dalam tubuh. Akumulasi lemak dalam pembuluh darah yang terjadi pada penderita aterosklerosis membatasi kemampuan darah mengalir melalui arteri ke penis. Dengan demikian, sirkulasi pada penis menjadi berkurang sehingga penis tidak dapat ereksi dengan baik. Makanan tinggi lemak, seperti daging, kentang goreng, keripik dan hot dog adalah contoh makanan yang berbahaya bagi fungsi penis.

  • Rokok dan kokain

Merokok dan menggunakan kokain bisa mempersempit pembuluh darah dalam tubuh sehingga membatasi jumlah aliran darah. Hal ini dapat menyebabkan masalah sirkulasi di penis. Dampak stimulan nikotin dan kokain, terutama dalam dosis tinggi, akan berdampak terhadap penurunan aliran darah pada penis, yang akibatnya penis tidak bisa ereksi dengan optimal.

Sumber gambar : widivici.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY