Penyebab Nyeri pada Wanita Saat Berhubungan Seks

SehatFresh.com – Berhubungan seks terkadang menjadi dambaan bagi setiap wanita. Apalagi ketika menjalani hubungan ini para wanita dapat merasakan orgasme sampai kepuasan seks yang tinggi. Akan tetapi dibalik semua itu terdapat beberapa wanita yang segan menjalani hubungan seks akibat rasa nyeri yang di deritanya pada daerah Miss V.

Berikut ini penyebab rasa nyeri yang timbul ketika tengah melakukan hubungan seks.

  • Vagina terlalu rapat. Terkadang vagina menjadi sangat rapat, hal ini terjadi ketika Anda merasa tegang saat penetrasi atau berhubungan seksual. Kesulitan menembus vagina yang ketat dapat terjadi bahkan jika pelumasan vagina normal-normal saja. Hal ini menyebabkan rasa sakit dan nyeri jika penis dipaksakan melakukan penetrasi. Terkadang kondisi yang lebih berat ditimbulkan oleh penyakit bernama vaginismus yang bertanggung jawab terhadap vagina yang sangat rapat. Wanita dengan pengalaman vaginismus kuat akan mengalami kejang otot di vagina selama melakukan hubungan seksual.
  • Masalah emosional. Stres dan tekanan di sekeliling Anda sangat mudah memengaruhi gairah dan hasrat seksual. Alhasil, hal ini membuat pelumasan jadi kurang maksimal. Dalam berhubungan intim memang masalah emosi sangat berpengaruh dan berperan besar agar pasangan suami isteri bisa menikmati dan tidak merasa sakit atau nyeri.
  • Infeksi vagina. Infeksi pada vagina biasanya disebabkan oleh jamur dan bakteri yang sering hadir tanpa menunjukkan gejala tertentu sehingga terkadang tidak terdeteksi. Ketika melakukan hubungan seksual, gerakan penis di dalam vagina akan mengintensifkan gejala sehingga timbul rasa menyengat dan terbakar pada vagina. Penyebab lain dari infeksi vagina adalah herpes.
  • Vagina kering. Walaupun vagina memiliki pelumas alami namun terkadang vagina mengalami kekeringan di saat-saat tertentu yang menyebabkan timbulnya rasa sakit atau nyeri saat penis mengalami penetrasi. Kurangnya lubrikasi pada vagina dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang antara lain:
  • Pasangan pria yang terlalu cepat melakukan penetrasi vagina sebelum vagina sempat mengelaurkan pelumas.
  • Perasaan gugup atau tegang ketika berhubungan sehingga dapat memperlambat pelepasan pelumasan pada vagina.
  • Menggunakan kondom tanpa penambahan pelumas vagina.
  • Ketidakseimbangan hormon saat menopause atau setelah melahirkan.
  • Harvard Health Publications mengatakan bahwa tingkat estrogen rendah saat menopause menyebabkan jaringan miss V tipis. Maka area intim wanita menjadi kering, terbakar serta nyeri saat ada penetrasi. Inilah mengapa lubrikan tambahan diperlukan sebagai bantuan untuk mengurangi rasa sakit saat berhubungan intim.
  • Luka di klitoris. Klitoris adalah bagian yang paling sensitif dari alat kelamin perempuan. Sayangnya daerah ini rentan dengan bakteri sehingga jika si wanita tidak menjaga kebersihan akan menyebabkan cairan vagina menumpuk disekitar klitoris sehingga dapat menyebabkan rasa sakit saat penetrasi penis.
  • Infeksi jamur atau bakteri. Menurut American College of Obstetricians dan Gynecologists (ACOG), infeksi ini dapat menyebabkan sesuatu yang disebut vaginitis atau peradangan pada vagina. Vaginitis merupakan penyebab utama rasa sakit saat berhubungan seks.
  • Iritasi vagina. Banyaknya produk dipasaran yang dapat menimbulkan iritasi pada vagina, sehingga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau sakit selama melakukan hubungan seksual. Produk-produk tersebut diantaranya yaitu alat kontrasepsi, wangi tampon, deodoran sabun, Sabun pencuci miss V, alergi terhadap kondom atau sarung tangan lateks, semprotan atau deodoran vagina.

Pertama-tama ketahui terlebih dahulu apa penyebab rasa sakit dan nyeri saat berhubungan seksual. Apabila penyebabnya adalah sakit, maka segera hubungi dan konsultasikan dengan dokter sehingga problem sakit bisa segera diatasi. Namun, apabila penyebabnya adalah emosional, maka disarankan Anda bersama pasangan melakukan relaksasi sehingga stres bisa diatasi. Cobalah kegiatan massage atau mandi air hangat sebelum berhubungan seksual sehingga emosi Anda bisa lebih tenang.

Sumber gambar : sehatfresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY