Penyebab Nyeri Payudara

SehatFresh.com – Alasan yang paling umum untuk rasa nyeri pada payudara adalah perubahan hormon. Nyeri payudara kerapkali dialami para wanita terutama menjelang menstruasi. Menjelang menstruasi, payudara akan menjadi lembut karena penurunan kadar estrogen  dan kemudian kembali ke normal. Saat transisi ini, rasa nyeri yang disebut nyeri siklik akan hadir. Di sisi lain, nyeri payudara non-siklik bisa terjadi tanpa kaitannya dengan menstruasi. Nyeri ini sifatnya konstan dan terjadi pada wanita menopause dan hanya terasa pada satu payudara. Selama menopause, kadar estrogen yang rendah menyebabkan nyeri payudara, dan ini bisa semakin buruk jika dibarengi stres yang tidak terkendali.

Kista, trauma atau obat juga dapat berkontribusi terhadap nyeri payudara. Namun, tidak banyak orang yang tahu bahwa nyeri payudara juga bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan asam lemak dalam tubuh. Ketidakseimbangan asam lemak bisa menyebabkan sejumlah masalah pada tubuh. Nyeri payudara adalah salah satunya. Ketika ini terjadi, sensitivitas jaringan payudara akan terpengaruh sehingga membuatnya lebih rentan terhadap peredaran hormon, yang pada gilirannya akan menyebabkan nyeri payudara.

Asam lemak omega-3 dan omega-6 adalah dua komponen yang penting untuk fungsi tubuh. Asam lemak omega-3 ditemukan dalam ikan seperti salmon dan tuna, serta kenari, canola, minyak biji kedelai dan rami. Sedangkan, asam lemak omega-6 ditemukan dalam jagung dan minyak safflower. Menurut Dr Gabe Mirkin, penulis “The Healthy Heart Miracle”, Keseimbangan yang tepat dari asam lemak adalah satu bagian omega-3 untuk dua bagian omega-6. Masalah timbul ketika rasio 1:2 ini terganggu. Ketidakseimbangan asam lemak dapat secara signifikan mengubah mekanisme hormonal dalam tubuh. Hal ini dapat mempengaruhi produksi normal dari hormon seks sehingga menyebabkan payudara menjadi lebih sensitif terhadap sirkulasi hormon seks.

Tubuh menggunakan asam lemak omega-6 untuk membuat asam arakidonat, yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mendukung pembekuan darah. Tapi kelebihan omega-6 asam lemak meningkatkan kadar asam arakidonat terlalu tinggi. Asam arakidonat berlebihan meningkatkan peradangan, yang mungkin menjadi faktor dalam beberapa jenis nyeri payudara.

Jika payudara Anda mulai sakit setelah Anda sering mengonsumsi makanan yang sarat dengan lemak dan kalori, kemungkinan ketidakseimbangan asam lemak adalah penyebabnya. Untuk itu, kurangilah konsumsi makanan berlemak dan beralihlah ke sumber lemak yang lebih sehat untuk memenuhi asupan lemak harian Anda. Memilih pola makan yang mengandung 20% lebih sedikit lemak dan kalori akan membantu mempertahankan keseimbangan asam lemak dan mencegah nyeri payudara. Jika nyeri payudara terjadi setiap hari dan terus berlanjut lebih dari beberapa minggu serta semakin buruk atau nyeri hanya terasa di satu daerah payudara, konsultasikan dengan dokter Anda.

Sumber gambar : cara-ngatasi.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY