Penyebab Osteochondritis Dissecans pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Usia remaja sangatlah penting karena pertumbuhan sedang terjadi, bukan hanya pertumbuhan organ-organ tubuh saja, melainkan tulang sedang dalam masa pertumbuhannya.

Bagaimana jika terdapat penyakit atau kondisi yang mengganggu pertumbuhan tersebut, tentunya akan sangat berbahaya bagi kondisi tubuhnya. Salah satu gangguan yang dapat menyerang remaja adalah Osteochondritis Dissecans.

Osteochondritis dissecans adalah kondisi di mana sendi tulang di bawah tulang rawan mati karena kurangnya aliran darah. Tulang dan tulang rawan ini kemudian dapat melepaskan diri dan menyebabkan rasa sakit, kemungkinan lain dari kondisi ini juga dapat menghambat gerak sendi.

Osteochondritis dissecans paling sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Hal ini dapat menyebabkan gejala, baik setelah cedera sendi atau setelah beberapa bulan kegiatan, terutama kegiatan yang berdampak tinggi seperti melompat dan berlari, yang memengaruhi sendi. Kondisi tersebut terjadi paling sering di lutut, tetapi juga terjadi di siku, pergelangan kaki dan sendi lainnya.

Penyebab Osteochondritis dissecans belum diketahui dengan jelas, namun disinyalir aliran darah yang berkurang ke ujung tulang yang terkena mungkin timbul dari trauma berulang atau  kecil, beberapa cedera kecil, cedera yang belum diperiksa kemudian merusak tulang, penyebab  lain bisa berasal dari sickle cell anemia, terapi radiasi, hasil trauma, iskemia, idiopatik,  serta kemungkinanan adanya komponen genetik membuat beberapa orang lebih cenderung terkena gangguan tersebut . Banyak peneliti yang meyakini kondisi ini diakibatkan dari multifaktoral atau banyak faktor yang melatarbelakanginya.

Terkait hilangnya aliran darah pada tulang, hal ini menyebabkan sedikit bagian dari tulang mati. Bagian tulang yang terpengaruh dapat hancur, menyebabkan luka pada permukaan sendi. Tulang rawan pada tulang yang mati ini bisa rusak. Tulang yang mati kemudian bisa patah dan mengapung di dalam persendian.

Ketika timbul suatu luka yang berarti sebagai tanda awal Osteochondritis Dissecans, maka akan muncul 4 tahapan selanjutnya. Tahap tersbut antara lain :

  • Tahapan pertama yaitu terdiri dari area kecil dari kompresi tulang subchondral.
  • Tahap dua adalah fragmen Osteochondral sebagian terpisah. Radiografio tulang dapat mengungkapkan area yang dibataasi tulang subhchondral sklerotik terpisah dari sisa episifisi oleh bantuan baris radioliusen.
  • Tahap tiga adalah lesi yang paling umum dan terdiri dari fragmen yang sepenuhnya terspisah yang tetap berada dalam tempat yang mendasarinya.
  • Tahap empat yaitu terdiri dari potongan yang sepenuhnya terpisah.

Setelah mengetahui penyebab yang mungkin bisa menimbulkan Osteochondritis dissecans , Anda bisa mengenali gejala-gejala yang bisa terjadi diakibatkan kondisi ini. Berikut beberapa penjelasannya :

  • Nyeri atau sakit, khususnya setelah berolahraga, tetapi tidak semua mengalami rasa sakit yang sama. Kondisi ini terkadang membuat diagnosis sulit dilakukan karena saat rasa sakit terjadi, mungkin terasa ringan, tidak terlalu jelas, dan rasa sakit timbul dan menghilang.
  • Persendian Anda mungkin retak atau terblokir (tidak dapat digerakkan) apabila ada fragmen yang tersangkut saat Anda bergerak
  • Persendian melemah, kekuatan sendi akan mengalami penurunan kekuatan seiring waktu karena kerusakan pada tulang sendi.
  • Jangkauan gerakan yang terbatas: kemungkinan penderita tidak dapat meluruskan lengan dan kakinya yang dipengaruhi oleh osteochondritis dissecans.

Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala diatas ada baiknya jika Anda segera memeriksakan kondisi tulang dan sendi anak Anda kepda dokter untuk melakukan pengobatan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY