Penyebab Pengapuran Payudara

Deteksi dini kanker payudara bisa dilakukan melalui serangkaian tes dan pemeriksaan. Skrining payudara rutin sangat direkomendasikan bagi para wanita untuk mendeksi sedini mungkin kanker payudara sebelum mereka mulai menimbulkan gejala. Semakin dini kanker payudara terdeteksi, maka semakin besar pula peluang keberhasilan pengobatannya. Pada saat pemeriksaan mammogram, banyak wanita yang menemukan adanya pengapuran pada payudadara mereka.

Pengapuran atau kalsifikasi payudara ditandai dengan adanya endapan kalsium dalam jaringan payudara. Kalsifikasi ini biasanya tidak terdeteksi melalui pemerikasaan payudara sendiri, namun muncul pada pemeriksaan mammogram sebagai bintik-bintik putih. Adanya endapan kalsium dalam payudara adalah kondisi umum, dan kondisi ini cenderung terjadi setelah seorang wanita melewati menopause. Kalsifikasi pada payudara biasanya jinak, tetapi terkadang mungkin mengindikasikan kanker payudara.

Ada beberapa kondisi yang berhubungan dengan kalsifikasi payudara, yaitu:

  • Fibroadenoma
    Kalsifikasi sering terjadi bersamaan dengan fibroadenoma pada payudara. Fibroadenoma adalah tumor jinak (non-kanker) dan tidak meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker payudara. Fibroadenoma seringkali dialami wanita di usia 30-an dan 40-an. Sekitar 1 dari 5 wanita memiliki beberapa fibroadenoma pada payudara mereka.
  • Lemak nekrosis
    Lemak nekrosis adalah suatu kondisi di mana sel-sel lemak mati dan menyebabkan peradangan pada jaringan sekitarnya payudara. Kondisi ini paling sering terjadi pada wanita yang memiliki payudara terjumbai besar, atau pada pria dan wanita yang telah menderita cedera pada jaringan payudara. Jaringan nekrotik menyebabkan munculnya benjolan yang bentuknya tidak teratur. Lemak nekrosis umumnya dikaitkan dengan pengapuran, yang terletak di dalam jaringan nekrotik.
  • Mammary duct ectasia
    Saluran air susu adalah jenis jaringan payudara yang membawa ASI dari lobulus yang memproduksi susu ke puting. Pada mammary duct ectasia, saluran menjadi membesar karena adanya peradangan pada jaringan sekitarnya. Wanita lansia adalah yang paling rentan terhadap kondisi payudara ini. Mammary duct ectasia menyebabkan adanya kalsifikasi yang terbentuk dalam saluran susu, disertai dengan kristal kolesterol.
  • Kanker payudara
    Meskipun kalsifikasi payudara biasanya bersifat non-kanker, terkadang juga menunjukkan kanker payudara. Kanker payudara terjadi ketika sel dari jaringan payudara berubah menjadi sel yang membelah secara tak terkendali dan merugikan jaringan normal di sekitarnya. Mayoclinic.com menggambarkan bagaimana ukuran dan pola kalsifikasi digambarkan oleh mamografi dapat memberikan informasi apakah hal tersebut menandakan kanker atau bukan. Makro kalsifikasi dan kristal kalsifikasi yang berukuran lebih besar, biasanya bersifat non-kanker. Makro kalsifikasi lebih cenderung menunjukkan adanya kanker,. Jika memang ditemukan adanya kanker, biasanya masih jinak. Umumnya, hanya biopsi definitif yang dapat mengonfirmasi diagnosis kanker payudara.

pic morinherba.com

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY