Penyebab Penyebaran dan Gejala Penyakit Leptospirosis

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Leptospirosis merupakan suatu penyakit yang diakibatkan oleh bakteri leptospira. Bakteri tersebut disebarkan melalui air seni atau darah hewan yang telah terinfeksi bakteri ini. Berikut ini akan dipaparkan tanda-tanda dan gejala penyakit leptospirosis, yang perlu diketahui pembaca.

Hewan yang bisa membawa leptospirosis

Leptospirosis dapat menyerang manusia melalui bakteri yang dibawa oleh hewan. Beberapa jenis binatang bisa menjadi pembawa leptospirosis antara lain anjing, tikus, babi atau hewan ternak seperti sapi. Leptospirosis juga bisa mengancam manusia melalui kontak langsung dengan air atau tanah yang telah terkontaminasi bakteri tersebut.

Penyebab dan penyebaran bakteri leptospirosis

Leptospira merupakan organisme yang berkembang di perairan air tawar, lumpur, tanah basah, hingga tumbuhan. Bakteri tersebut dapat menyebar melalui banjir atau dibawa oleh binatang tertentu. Namun binatang pembawa bakteri leptospira, biasanya tidak mempunyai tanda-tanda sedang mengidap leptospirosis.

Hal tersebut karena bakteri leptospirosis bisa keluar melalui urine binatang itu. Keluarnya bakteri lewat urine hewan yang terinfeksi bisa berlangsung terus menerus. Bakteri yang lantas berada di tanah atau air, dapat bertahan sampai beberapa minggu atau berbulan-bulan.

Leptospirosis biasanya banyak dijumpai pada area tropis dan subtropis. Dengan udara panas dan lembap membuat bakteri leptospirosis mampu bertahan hidup lebih lama. Negara-negara yang menjadi sasaran perkembangan bakteri leptospirosis seperti India, Tiongkok, hingga wilayah Asia Tenggara.

Seseorang yang sering berinteraksi dengan hewan, kecenderungannya mempunyai risiko lebih tinggi terserang infeksi bakteri leptospirosis. Leptospira bisa menyerang masuk melalui hidung, mata, mulut hingga luka terbuka pada kulit. Khususnya bagi seseorang yang sering menghabiskan waktu di tanah atau air kotor yang telah terkontaminasi bakteri tersebut.

Seseorang juga perlu mewaspadai infeksi bakteri leptospira saat menjalani kegiatan di luar ruangan seperti memancing, berkemah atau berkunjung ke daerah yang baru. Misalnya saja ketika mendatangi daerah banjir atau saat sedang melakukan kegiatan olahraga yang harus berinteraksi dengan air. Pasalnya bakteri tersebut juga bisa menyebar melalui gigitan hewan atau cairan tubuh lain (kecuali ludah).

Tanda dan gejala leptospirosis

Leptospirosis mempunyai tanda dan gejala yang diawali dengan flu disertai demam, pusing, hingga nyeri otot. Namun leptospirosis tidak mempunyai gejala yang khusus, sehingga sulit untuk didiagnosis. Gejala leptospirosis biasanya mulai berkembang dalam jangka waktu 1 minggu hingga 1 bulan, setelah penderitanya terserang bakteri ini. Gejala lain yang bisa saja muncul diantaranya:

  1. Mengalami mual.
  2. Mengalami muntah.
  3. Mengalami meriang.
  4. Mengalami sakit perut.
  5. Mengalami diare.
  6. Mengalami kulit atau area putih pada mata yang menguning.
  7. Mengalami ruam.
  8. Mengalami iritasi atau kemerahan di area mata.
  9. Mengalami batuk.
  10. Mengalami kehilangan nafsu makan (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here