Penyebab Rahim Retrofleksi dan Antefleksi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Mengandung adalah salah satu proses kehidupan yang membuat seorang wanita bahagia. Namun, terkadang ada saja masalah yang timbul selama masa kehamilan. Seperti salah satunya ialah terjadinya retrofleksi dan antefleksi. Retrofleksi adalah kondisi Rahim yang letaknya cenderung menekuk ke belakang. Menurut survey, sekitar 30% wanita di dunia mengalami retrofleksi. Sementara, kondisi Rahim yang yang letaknya cenderung ke depan atau arah perut disebut antefleksi.

Ada beberapa penyebab Rahim mengalami retrofleksi.  Seperti wanita yang pernah menjalani operasi panggul, dan memiliki riwayat radang panggul. Selain itu, wanita yang pernah melahirkan beberapa orang anak juga memiliki resiko perubahan letak Rahim. Disamping itu, adapula factor eksternal yang dapat menyebabkan retrofleksi ini. Seperti dilakukannya pemijatan di sekitar perut yang dilakukan kurang berhati-hati bias menimbulkan resiko berubahnya posisi rahim.

Sayangnya, kebanyakan wanita tidak mengetahui bahwa posisi rahimnya cenderung menekuk ke belakang. Pada beberapa kasus, wanita yang mengalami retrofleksi, akan mengalami nyeri saat berhubungan inttim, dan saat datang bulan. Rasa nyeri juga terkadang timbul di sekitar saluran kemih.

Selain itu, posisi rahim yang mengalami retrofleksi juga memiliki kemungkinan timbulnya rasa sakit di bagian punggung. Kesulitan menemukan letak bayi saat di USG juga menjadi salah satu tanda retrofleksi. Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan USG transvaginal, yakni memasukan tongkat tongkat ultrasound dari bagian atas vagina. Hal ini dilakukan untuk mengetahui posisi janin yang dikandung Anda.

Beberapa orang akan mempertanyakan apakah retrofleksi berpengaruh pada proses kelahiran? Pengaruhnya akan sangat kecil, karena apada trimester kedua usia kehamilan, biasanya posisi Rahim akan kembali normal. Perkembangan bayi dalam rahimlah yang akan dengan otomatis merubah kembali posisi Rahim Anda. Namun, ada beberapa kasus yang menyebabkan rahim Anda terkurung di panggul dan bukan terlihat muncul ke perut. Jika ini terjadi dan menyebabkan rasa sakit di puggung Anda, maka proses melahirkan akan dilakukan dengan proses operasi caesar.

Ada yang mengatakan bahwa kemandulan terjadi karena posisi Rahim yang terbalik. Sebenarnya posisi Rahim yang terbalik atau retrofleksi bukanla penyebab kemandulan. Seorang wanita yang mengalami retrofleksi, akan susah mendapatkan kehamilan, karena adanya rada sakit yang timbul saat melakukan hubungan intim.

Rasa sakit saat berhubungan intim akan sangat berpegaruh pada kualitas hubungan intim yang dilakukan antara kedua pasangan ini. Secara tidak langsung, bias jadi kualitasnya menurun dan mengurangi kualitas pembuahan nantinya. (IKS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here