Penyebab Reaksi Sedih dan Menangis Setelah Berhubungan Seks

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kehidupan pernikahan yang harmonis bisa dipicu oleh berbagai hal, salah satunya dengan kualitas dalam melakukan hubungan intim atau seks. Berbicara tentang seks, selain dapat meningkatkan keharmonisan dalam rumah tangga, seks juga memiliki manfaat lain yakni sebagai media untuk menyalurkan hasrat dan nafsu, membuat tidur lebih nyenyak, meredakan rasa sakit serta meningkatkan kekebalan tubuh.

Selain menimbulkan kebahagiaan, ternyata ada beberapa orang yang memiliki reaksi lain setelah melakukan hubungan seks. Reaksi tersebut yaitu bersedih dan paling parah bisa menangis. Kondisi ini kebanyakan dialami oleh wanita, namun beberapa pria juga memiliki kemungkinan untuk merasa sedih dan menangis setelah berhubungan seks.

Apa sajakah penyebab seseorang dapat merasa sedih dan menangis setelah berhubungan seks ? Apakah reaksi tersebut normal? Berikut beberapa penyebabnya :

  1. Post-Coital Dysphoria (PCD)

PCD adalah kondisi sedih setelah melakukan hubungan seks. Menurut Ian Kerner ahli dalam terapis seks di New York, kondisi ini terbilang umum dialami oleh sejumlah pasangan. Biasanya mereka akan mengalami perasaan sedih, marah, tertekan, kecemasan setelah seks atau orgasme.

PCD berhubungan erat dengan hormon yang dikeluarkan secara berlebihan saat berhubungan seks, yakni hormon endorfin, oksitosin dan prolaktin. Hormon oksitosin dan prolaktin biasanya terdapat di dalam tubuh wanita, maka dari itu wanita lebih beresiko merasa sedih dan menangis setelah berhubungan seks.

  1. Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)

PTSD bisa disebabkan oleh hal-hal yang mampu membuat seseorang merasa trauma secara berlebihan.  Trauma tersebut menimbulkan gangguan psikis stres.

Pada kasus ini, penyebabnya mungkin bisa berasal dari kenangan yang tidak menyenangkan tentang hubungan seksual. Sehingga saat melakukan hubungan seks dengan pasangan yang sekarang akan selalu teringat dengan kenangan tersebut, setelah itu timbul perasaan sedih, bersalah hingga menangis.

  1. Susah Mencapai Orgasme

Orgasme merupakan puncak kenikmatan dalam hubungan seks, apabila seseorang susah atau bahkan tidak bisa orgasme maka perasaan sedih bisa muncul. Seseorang sering menyalahkan dirinya sendiri karena hal ini, merasa bahwa dirinya kurang baik. Alangkah baiknya hal ini dibicarakan dengan pasangan jadi masalah susah orgasme dapat terpecahkan.

Hal-hal tersebut yang bisa menyebabkan seseorang bereaksi sedih dan bahkan menangis saat melakukan hubungan seksual. Dari ketiga penyebab tersebut, untuk menentukan normal atau tidaknya kondisi ini sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan atau psikiater. Gunanya berkonsultasi dengan dokter agar kita mengetahui apakah ada kelainan hormonal di dalam tubuh, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai. Jika dengan psikiater, mungkin seseorang mengalami masalah psikis sehingga perlu disembuhkan dengan terapi-terapi non farmakologi.

Selain itu, cobalah untuk saling terbuka kepada pasangan tentang apa yang menjadi masalah selama berhubungan seks, cara ini merupakan dasar pemecahan masalah sebelum pihak lain bertindak. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here