Penyebab Rematik pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Penyakit rematik bukan hal yang asing di telinga kita. Banyak masyarakat Indonesia yang mengidap penyakit ini dan biasanya menyerang orang dewasa atau lanjut usia. Namun, ternyata rematik juga bisa di derita oleh anak anak. Rematik adalah peradangan yang terjadi pada persendian (artritis) dan jantung (karditis), dan banyak terjadi pada anak-anak dengan usia lima sampai 15 Tahun. Demam rematik pada anak disebabkan akibat infeksi streptokokus pada tenggorokan dan merupakan suatu reaksi peradangan terhadap infeksi, yang menyerang berbagai bagian tubuh, seperti persendian, jantung, dan kulit.

Gejala ini akan meningkat anak yang mengalami status gizi yang buruk dan tinggal di rumah sempit juga kotor. Perbandingan terjadinya demam rematik pada infeksi streptokokus ringan yang tidak diobati adalah satu di antara 1.000, namun pada infeksi yang lebih berat akan meningkat menjadi tiga di antara 100.

Anak-anak dan remaja yang mengidap penyakit peradangan sendi juga menderita kesakitan berat seperti halnya orang dewasa atau manula. Saat ini di Jerman terdapat sekitar 40.000 anak-anak dan remaja pengidap penyakit rematik.

Selain para dokter spesialis rematik, psikolog, pakar fisio-terapi, pekerja sosial, serta pakar pendidikan juga bertugas. Dari sekitar 40.000 anak-anak dan remaja penderita rematik, separuhnya mengidap peradangan sendi kronis yang disebut Juvenile Idiopathische Arthritis. Penderitanya terancam kerusakan sendi permanen.

Gejalanya dari infeksi ini bervariasi, tergantung pada bagian tubuh mana yang mengalami peradangan. Dan biasanya timbul beberapa minggu setelah nyeri tenggorokan akibat streptokokus menghilang. Gejala utama dari demam rematik pada anak adalah :

  • Nyeri persendian (artritis).
  • Nyeri dada atau palpitasi (jantung berdebar) karena karditis.
  • Kedutan diluar kesadaran (corea Sydenham).
  • Ruam kulit (eritema marginatum).
  • Benjolan kecil di bawah kulit (nodul).

Gejala awal yang paling sering ditemukan pada penderita demam rematik ialah nyeri persendian dan demam. Satu atau beberapa persendian secara tiba-tiba menjadi nyeri baik disentuh atau tidak. Persendian tersebut juga akan terlihat merah, apabila diraba terasa hangat dan membengkak bahkan mungkin mengandung cairan.

Demam rematik sering terjadi pada sikut, pergelangan tangan, lutut, dan pergelangan kaki. Tidak jarang arthritis juga menyerang sendi bahu dan pinggul. Apabila rasa nyeri pada suatu persendian menghilang, maka akan timbul nyeri pada persendian yang lain, terutama pada anak yang aktif dan belum mendapatkan obat anti peradangan. Selain Arthritis, Demam akan timbul secara tiba-tiba secara bersamaan dan bersifat turun-naik. Arthritis dan demam tersebut biasanya berlangsung selama dua minggu dan jarang terjadi lebih dari satu bulan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY