Penyebab Siklus Haid Pendek

SehatFresh.com – Siklus menstruasi umumnya berlangsung sekitar 28 hari, namun siklus dapat berkisar 21-35 hari pada orang dewasa. Seorang wanita dengan siklus menstruasi pendek mengalami haid lebih dari sekali dalam sebulan. Jika siklusi haid Anda kurang dari 21 hari, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui masalah yang mendasarinya.

Siklus menstruasi dikendalikan oleh berbagai hormon. Pada saat siklus dimulai, tingkat estrogen mulai meningkat. Tingkat estrogen menyebabkan lapisan rahim menebal jika Anda hamil. Telur mulai matang dan biasanya dilepaskan sekitar hari ke-14 dari siklus. Telur meninggalkan ovarium melalui tuba fallopi ke dalam rahim. Jika telur tidak dibuahi, maka akan pecah dan rahim meluruhkan lapisan tambahan. Kadar hormon menjadi menurun dan ini adalah ketika Anda mengalami menstruasi setiap bulannya.

Faktor hormonal
Karena siklus menstruasi dikendalikan oleh hormon, banyak faktor yang dapat memengaruhinya. Ketidakseimbangan hormon yang disebabkan oleh sejumlah alasan dapat memicu terjadinya siklus haid yang singkat. Kondisi tertentu seperti masalah tiroid dapat memengaruhi tingkat hormon. Ketidakseimbangan hormon yang dialami perempuan menjelang menopause juga dapat menjadi faktor pemicu. Suplemen estrogen juga dapat menyebabkan lapisan rahim menjadi terlalu tebal sehingga akibatnya menstruasi datang lebih cepat. Kondisi lain, seperti polip atau fibroid juga dapat memengaruhi tingkat hormon dalam tubuh.

Faktor makanan
Dari faktor makanan, diet tinggi serat dapat menyebabkan peningkatan menstruasi yang tidak teratur. Serat diyakini menghilangkan kelebihan estrogen, yang diperlukan untuk mengatur siklus menstruasi. Diet lemak juga dapat membantu untuk mengontrol siklus bulanan. Dalam hal ini, lemak membantu meningkatkan produksi estrogen dalam tubuh dan mengatur siklus menstruasi. Studi 2006 yang diterbitkan dalam “Nutrition and Cancer” meneliti hubungan antara diet dan siklus menstruasi pada 341 wanita usia 18 sampai 20. Para peneliti Jepang menemukan bahwa wanita yang makan serat dan lemak tak jenuh akan mengalami perubahan dalam siklus menstruasi mereka.

Penurunan berat badan
Penurunan berat badan yang mendadak juga ditengarai memengaruhi siklus menstruasi. Wanita dengan gangguan makan mungkin mengalami haid lebih cepat karena hilangnya lemak tubuh, yang mengakibatkan terjadinya penurunan produksi estrogen. Asupan nutrisi yang tepat sangat diperlukan. Hal ini dikarenakan status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi memengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran dalam mengendalikan kelancaran siklus haid.

Anda disarankan untuk berhati-hati dengan adanya gejala yang ditandai dengan siklus yang pendek pada menstruasi. Jika ini terjadi, segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya agar segera mendapatkan solusi dan obat yang tepat.

Sumber gambar : dhanjeungnote.mywapblog.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY