Penyebab Telinga Gatal pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Telinga adalah salah satu panca indra milik manusia, walau berukuran kecil telinga berperan penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Telinga  dipenuhi dengan serat saraf yang sensitif, maka jika terjadi sedikit gangguan saja, telinga bisa memberikan reaksi tertentu, salah satunya adalah timbulnya rasa gatal.

Telinga gatal sering dianggap sebagai hal yang biasa. Padahal telinga gatal dapat menjadi tanda adanya kondisi lain yang lebih serius. Telinga yang gatal juga dapat menyerang anak-anak sekitar 3 dari 4 anak pernah mengalami sedikitnya 1 kali infeksi telinga sebelum usia 3 tahun (risiko tertinggi usia 6–18 bulan). Meski infeksi ini membuat anak tak nyaman, umumnya akan sembuh sendiri dalam beberapa hari. Setelah memasuki usia sekolah, anak tidak akan mengalaminya lagi.

Kalau begitu apa saja kemungkinan penyebab dari telinga gatal? Berikut adalah beberapa penyebab dari tmbulnya gatal pada telinga:

  • Infeksi telinga (otitis eksterna). Ini adalah infeksi pada saluran yang menghubungkan lubang telinga luar dengan gendang telinga. Kondisi ini disebut juga sebagai swimmer’s ear karena sering terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak yang menghabiskan banyak waktu dengan berenang. Air yang tersisa dalam saluran telinga dapat menjadi media perkembangbiakan bakteri. Selain gatal dan nyeri, infeksi juga dapat menyebabkan telinga merah dan telinga bengkak. Infeksi akibat kerusakan lapisan luar telinga dapat diakibatkan juga oleh luka garukan, gesekan oleh penggunaan headphones, atau cotton bud. Pada kasus tertentu, otitis eksterna dapat menyebar hingga ke jaringan di luar telinga, seperti wajah dan rahang, sehingga menjadi otitis eksterna ganas. Kondisi ini banyak disebabkan oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa . Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat mengancam nyawa karena dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menyebar ke otak.
  • Psoriasis. Ini merupakan penyakit jangka panjang (kronis) yang menyerang kulit. Gejala psoriasis antara lain adalah ruam memerah, kulit menebal, terkelupas, dan terasa kering serta bersisik. Sel kulit pengidap psoriasis berkembang lebih cepat dari biasanya, sehingga sel-sel kulit mati menumpuk dan mengakibatkan kulit kering dan kulit gatal. Kondisi ini terutama terjadi pada kelompok usia 15-35 tahun.Walau biasanya timbul pada lutut, punggung bagian bawah, siku atau kulit kepala, psoriasis juga dapat terjadi di telinga.
  • Kulit kering. Kulit kering pada telinga dapat terjadi ketika telinga tidak memproduksi cukup lilin sebagai bahan pelumas. Selain rasa gatal, Anda mungkin juga akan mendapati kulit yang mengelupas dari dalam telinga.
  • Dermatitis saluran telinga. Kondisi ini terjadi akibat peradangan pada kulit dalam telinga dan saluran telinga. Umumnya kondisi ini dapat terjadi sebagai reaksi alergi terhadap benda asing, seperti penggunaan perhiasan atau produk kecantikan.
  • Rhinitis. Peradangan pada lapisan rongga hidung yang dapat bersifat musiman ataupun terjadi secara terus-menerus. Kondisi ini dapat berupa alergi ataupun tidak. Rhinitis alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh mendeteksi dan mengusir benda asing atau sumber penyebab alergi dengan mengeluarkan histamin. Selain hidung berair dan sering bersin, gatal pada telinga dapat terjadi.
  • Penumpukan lilin telinga. Tubuh dapat memproduksi terlalu banyak lilin telinga sehingga terjadi penumpukan pada saluran telinga. Lilin ini sebenarnya berperan melindungi telinga bagian dalam dari bakteri dan debu. Tetapi penggunaan cotton bud dapat membuat lilin ini justru makin masuk ke dalam telinga dan menutup jalan telinga sehingga timbul nyeri dan gatal.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY