Penyebab Terjadinya Pernikahan Dini di Kalangan Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Siapa sangka jika angka pernikahan dini di Indonesia, masih tergolong tinggi. Hal tersebut menjadi bukti masih banyaknya remaja yang menikah di bawah usia 18 tahun. Lantas apa yang menjadi faktor penyebab terjadinya pernikahan dini di kalangan remaja?

Penyebab pernikahan dini dari faktor ekonomi

Faktor ekonomi umumnya terjadi apabila si gadis lahir dari keluarga yang kurang mampu. Orangtua akhirnya menikahkan si gadis dengan pria dari keluarga yang lebih mapan. Hal tersebut bertujuan agar si gadis dan keluarganya mendapatkan dampak positif, salah satunya adalah kenaikan status sosial. Orangtuanya berharap si gadis akan memiliki kehidupan yang lebih baik, sekaligus mengurangi beban orang tua.

Penyebab pernikahan dini dari faktor pendidikan

Faktor rendahnya pendidikan anak, orang tua, dan masyarakat juga mendukung terjadinya pernikahan dini. Wajib belajar 12 tahun yang diprogramkan pemerintah, sebenarnya bisa menjadi solusi untuk mengatasi pernikahan dini.

Misalnya saja seorang anak yang sudah mulai belajar pada umur 6 tahun, kemudian akan menyelesaikan program wajib belajar ketika berumur 18 tahun. Di usia 18 tahun, anak tersebut dianggap telah mempunyai kecerdasan yang baik. Selain itu tingkat emosinya juga mulai stabil.

Kondisi ini akan membawa pengaruh positif dalam mengatasi pernikahan dini di kalangan remaja. Alhasil bila program wajib belajar 12 tahun benar-benar dijalankan dengan baik oleh masyarakat, maka angka pernikahan dini diprediksi dapat berkurang.

Penyebab pernikahan diri dari faktor orang tua

Orangtua juga memiliki peran dalam terjadinya pernikahan dini di kalangan remaja. Misalnya saja kekhawatiran anaknya melakukan aib atau zina karena berpacaran, maka tidak sedikit orang tua yang menikahkan anaknya meski baru beranjak remaja.

Niat orangtua memang baik, yakni ingin melindungi anaknya dari perbuatan dosa. Hanya saja kondisi ini juga tidak dibenarkan dari perspektif hukum negara, apabila anak tersebut masih di bawah umur. Perlu adanya sosialisasi yang efektif dari pemerintah, guna membuka cakrawala pemikiran mengenai dampak pernikahan dini pada masyarakat.

Penyebab pernikahan dini dari faktor media massa dan internet

Tanpa disadari anak-anak zaman sekarang mudah sekali mengakses segala sesuatu yang berkaitan dengan seks, melalui internet atau media lainnya. Kondisi tersebut membuat anak-anak menjadi terbiasa terhadap hal-hal yang berbau seks, sehingga tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang tabu lagi.

Situasi tersebut bisa menjadi faktor pendukung terjadinya pernikahan dini dikalangan remaja. Pendidikan seks memang penting sejak usia dini, namun bukan berarti anak-anak belajar sendiri tanpa bimbingan orang yang lebih dewasa.

Penyebab pernikahan dini dari faktor biologis

Faktor perkembangan biologis yang dialami remaja, rupanya juga bisa menjadi penyebab terjadinya pernikahan dini. Remaja yang telah beranjak dewasa, mulai muncul rasa tertarik pada lawan jenis. Hubungan di luar nikah yang menyebabkan hamil pun terjadi, sehingga pernikahan dini akhirnya dilakukan. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY