Penyebab Utama Terjadinya Kematian Saat Melahirkan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Melahirkan adalah saat yang paling dinanti oleh pasangan suami istri, karena si kecil yang sudah 9 bulan di dalam kandungan dapat segera lahir kedunia, orang tua dari si bayi juga tidak lagi hanya bisa merasakan gerakan bayi saat dalam kandungan namun bisa melihatnya secara nyata dihadapan. Namun, dibalik kebahagiaan itu ada resiko berbahaya yang dapat terjadi pada ibu dan anak saat proses melahirkan. Seperti pada hukum alam setiap nikmat pasti ada resiko yang menantinya dibelakang, salah satu resiko terbesar saat melahirkan adalah kematian. Kematian saat melahirkan dapat disebabkan oleh banyak hal, berikut adalah beberapa penyebabnya:

  • Infeksi. Infeksi bisa terjadi pada masa kehamilan maupun pada saat melahirkan, infeksi dapat terjadi karena adanya penyakit-penyakit seperti TBC, malaria, dan hepatitis. Infeksi yang terjadi pada saat kehamilan akan berbahaya bagi ibu dan janin maka dari itu, bagi ibu yang memiliki penyakit ini sebaiknya rutin dalam berkonsultasi dengan dokter demi kelancaran kehamilan dan saat melahirkan.
  • Mengalami pendarahan. Sebanyak 20-25% kematian saat melahirkan diakibatkan oleh pendarahan. Pendarahan yang terjadi saat masa kehamilan, selama persalinan, atau setelah persalinan dapat membuat ibu menjadi kehabisan tenaga dan bisa berakibat pada kematian.
  • Anemia. Proses melahirkan adalah proses dimana banyak membutuhkan banyak darah, ketika seorang ibu memiliki anemia atau kekurangan sel darah merah atau hemoglobin yang berfungsi untuk membawa oksigen dalam sel darah merah, jika ini terjadi ini dapat menjadi masalah serius dalam proses melahirkan yang dapat berujung pada kematian.
  • Eklampsia. ini adalah keadaan yang serius pada masa akhir kehamilan yang ditandai dengan kejang atau koma. Penyebab eklampsia bisa berasal dari peningkatan tekanan darah, tingginya kadar protein, kaki dan tangan mengalami pembengkakan, hipertensi, obesitas, dan lain-lain.
  • Gagal paru-paru. Salah satu fungsi dari organ paru-paru adalah untuk membantu manusia dalam bernapas, kegagalan dalam bernapas saat melahirkan umumnya disebabkan oleh embolisme paru. Pada masa kehamilan terjadi peningkatan kemampuan untuk membekukan darah, keadaan ini juga dapat membuat trombosit darah membeku secara mendadak yang dapat menyumbat arteri paru-paru sehingga menimbulkan embolisme paru. Gejala dari ibu yang mengalami gagal paru adalah sesak nafas dan batuk disertai dengan darah.
  • Sepsis maternal. Ini adalah infeksi parah yang menyerang rahim, umumnya disebabkan oleh bakteri Group A Streptococcus, bakteri ini masuk melalui jaringan kulit atau jaringan yang rusak saat melahirkan. Sepsis juga bisa terjadi karena tidak sterilnya alat yang digunakan saat melahirkan atau adanya infeksi menular seksual selama kehamilan yang tidak tertangani dengan baik. (RNJ)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY