Penyebabnya Perut Buncit Bagi Pria

0
157

SehatFresh.com – Perut buncit disebabkan akumulasi lemak di perut yang mengakibatkan peningkatan ukuran perut dan daerah di sekitar pinggang. Perut buncit terutama yang dialami oleh para pria dewasa bukan hanya disebabkan oleh konsumsi makanan secara berlebihan. Perut buncit telah dikaitkan dengan struktur genetik, hormon dan lemak tertentu di dalam tubuh seseorang. Seorang pria disebut memiliki perut buncit jika ukurannya lebih dari 95 cm, sedangkan pada wanita lebih dari 80 cm. Sekarang ini, perut buncit telah diidentikkan dengan penyakit dan pemicu beberapa kasus kematian di usia muda. Orang yang berperut buncit memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes melitus, kanker kolorektal, serta masalah tidur (sleep apnea).

Ada dua jenis lemak dalam tubuh, yaitu lemak subkutan dan lemak visceral. Lemak subkutan adalah lapisan lemak yang terletak tepat di bawah kulit. Sedangkan lemak visceral atau yang juga disebut lemak intra abdominal adalah lemak yang tertimbun di bawah otot yang mengelilingi organ vital. Lemak ini akan melalui proses metabolisme di hati yang kemudian akan diubah menjadi kolesterol darah sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan. Timbunan lemak pada perut memicu perubahan hormon yang mengatur penyempitan atau konstriksi pembuluh darah (angiotensin). Perut yang buncit akibat penumpukkan lemak dapat berpengaruh terhadap peningkatan risiko tekanan darah tinggi, stroke dan serangan jantung.

Penelitian menunjukkan bahwa pola makan dan aktivitas fisik juga mempengaruhi kadar lemak visceral. Orang yang mengkonsumsi lemak jenuh dalam jumlah banyak atau kurang melakukan aktivitas fisik cenderung memiliki lebih banyak timbunan lemak visceral. Faktor lain meningkatnya pembentukan lemak visceral ini adalah stress. Ketika duduk, lemak visceral yang berada di perut menekan keluar sehingga otot abdominal akan mulai melemah secara perlahan. Otot yang meregang ini kemudian kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan posisi perut pada bentuk aslinya. Semakin lama otot tersebut semakin meregang sehingga perut semakin membuncit ke depan.

Pria lebih cenderung menyimpan lemak pada bagian perut dibanding wanita. Hal tersebut juga dapat dipengaruhi faktor genetic. Hal ini berarti jika seorang pria mempunyai kerabat yang memiliki perut buncit maka pria tersebut memiliki kemungkinan yang besar mengalami hal yang sama. Hal tersebut juga mengindikasikan bahwa pria tersebut rentan terhadap gangguan kardiovaskular. Semakin bertambah usia seorang pria, maka tubuhnya juga akan semakin kehilangan massa ototnya. Dampak dari hal tersebut adalah kecepatan pembakaran kalori yang semakin menurun. Jika pada masa ini seorang pria tidak membatasi jumlah makanan yang dikonsumsinya, maka tubuhnya akan mengubah kelebihan kalori menjadi lemak. Lemak tersebut akan disimpan di area perut untuk keperluan cadangan energi.

Kurangnya olahraga, makan makanan yang tidak sehat serta terlalu banyak mengonsumsi alkohol adalah penyebab utama dari perut buncit pada pria. Makan makanan yang terlalu berlemak, berminyak, serta makan makanan hasil olahan juga akan berdampak terhadap kemampuan tubuh untuk membakar lemak. Maka dari itu, sangat disarankan untuk olahraga secara teratur. Beberapa latihan kardio seperti lari, jogging, bersepeda, berenang dan sebagainya merupakan latihan yang ideal untuk menghilangkan lemak pada perut. Bahkan, latihan sederhana seperti naik tangga juga menunjukkan akan berdampak terhadap pengurangan lemak perut.

Tidak hanya mengganggu penampilan, perut buncit juga merupakan indikator bahwa seseorang lebih rentan terhadap berbagai gangguan kardiovaskular, seperti darah tinggi dan stroke. Maka dai itu, mulailah untuk melakukan perubahan pola hidup. Mulailah membatasi porsi makan dan lebih banyak melakukan aktifitas fisik.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY