Peran Penting Pendidikan Karakter Bagi Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Remaja merupakan masa dimana seseorang beranjak dari masa anak-anak ke masa dewasa. Usia remaja biasanya dari usia 10 sampai 21 tahun. Di masa remaja karakter seseorang bisa berubah-ubah tergantung dengan kondisi lingkungannya itu sendiri. Remaja mengalami gejolak emosi karena perubahan berat dan tinggi badan yang berpengaruh juga terhadap perkembangan psikisnya. Pada masa gejolak itu merupakan masa sulit sehingga remaja memerlukan pengendalian diri yang kuat ketika berada di sekolah, di rumah, di lingkungan masyarakat.

Pendidikan karakter sangat penting diberikan kepada remaja karena masa remaja adalah masa-masa dimana seorang anak mudah sekali menerima pengaruh dari luar baik itu pengaruh baik maupun pengaruh buruk. Ada tiga pihak yang mempunyai peran penting, yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat. Dasar pendidikan karakter adalah di dalam keluarga. Jika seorang anak mendapatkan pendidikan karakter yang baik dari keluarganya, anak tersebut akan berkarakter baik selanjutnya.

Pendidikan karakter merupakan segala usaha yang dapat dilakukan untuk mempengaruhi karakter siswa. Karakter sebagai sebuah pola pikiran, sikap maupun tindakan yang melekat pada diri seseorang dengan sangat kuat dan sulit dihilangkan. Pendidikan karakter sendiri dapat dimaknai sebagai pendidikan nilai, pendidikan moral, pendidikan budi pekerti dan pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memberikan keputusan baik buruk, memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati.

Pendidikan mengenai pembentukan karakter yang baik akan memberikan beberapa manfaat seperti dapat membantu orang lain, menghormati dan dihormati orang lain, mendapat predikat yang baik. Yang lebih penting nantinya akan bisa hidup tenang, akan berprestasi, membanggakan diri sendiri dan membanggakan orang yang disayangi, termasuk orang tua dan bisa juga negara.

Ada tujuh alasan mengapa pendidikan karakter itu harus disampaikan:

  1. Cara untuk meningkatkan prestasi.
  2. Sebagian siswa tidak dapat membentuk karakter yang kuat bagi dirinya di tempat lain.
  3. Cara terbaik untuk menjamin anak-anak memiliki kepribadian yang baik dalam kehidupannya.
  4. Persiapan terbaik untuk menyongsong perilaku di tempat kerja.
  5. Mengajarkan nilai-nilai budaya merupakan bagian dari kerja peradaban.
  6. Mempersiapkan siswa untuk menghormati pihak atau orang lain dan dapat hidup dalam masyarakat yang beragam.

Karakter-karakter yang baik harusnya dapat dipelihara. Hal utama yang dapat dilakukan untuk membentuk karakter seorang siswa adalah dirumah. Dalam hal ini, orang tua (keluarga) perlu menanamkan karakter sehingga pembangunan watak, akhlak atau karakter bangsa mulai tumbuh dan dapat berkembang dalam kesehariannya.

Selanjutnya dalam membangun karakter seorang siswa di sekolah perlu memperhatikan aturan dan tata tertib yang berlaku disekolah. Pihak sekolah perlu memperhatikan pembinaan sikap dan karakter masing-masing siswa dengan cara membina dan meningkatkan intelektualisme dan profesionalisme. Selain itu, pihak sekolah juga dapat menerapkan nilai-nilai karakter pada siswa dengan membuat aturan dan tata tertib yang dapat menumbuhkan karakter-karakter baik. (KKM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here