Perawatan dan Pencegahan Osteochondritis Dissecans pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Osteochondritis Dissecans dapat terjadi pada orang-orang di usia muda yaitu sekitar usia 10-20 tahun dan usia paruh baya yaitu 30-60 tahun. Mereka yang sering berolahraga diduga lebih sering terkena kondisi ini. penyakit ini adalah suatu kondisi dimana sebagian dari tulang rawan dan tulang yang mendasarinya terpisah dari permukaan sendi atau bahkan lepas. Keadaan ini paling sering terjadi pada persendian pinggul dan lutut, diikuti oleh pergelangan kaki dan siku. Pada remaja biasanya terjadi pada tulang yang masih mengalami pertumbuhan.

Gejala-gejala yang umum dari osteochondritis dissecans tergantung dari persendian yang terpengaruh oleh kondisi ini, namun, gejala yang biasanya terjadi adalah pembengkakan dari sendi yang terkena, menurunnya pergerakan sendi, misalnya tidak bisa maksimal meregangkan lengan atau kaki, nyeri, terutama setelah aktivitas, kekakuan setelah beristirahat, sendi yang “menempel” atau “terkunci”, dan sendi yang berbunyi pada saat digerakkan.

Penyebab kondisi ini belum jelas, namun diduga terkait dengan hilangnya supply darah pada tulang. Kehilangan ini menyebabkan sedikit bagian dari tulang mati. Bagian tulang yang terpengaruh dapat hancur, menyebabkan luka pada permukaan sendi. Tulang rawan pada tulang yang mati ini bisa rusak. Tulang yang mati kemudian bisa patah dan mengapung di dalam persendian. Gangguan ini dapat terjadi pada orang-orang setelah mengalami cedera atau setelah trauma yang berulang di area yang terpengaruh. Faktor lain bisa berasl dari sickle cell anemia, terapi radiasi, hasil trauma, iskemia, idiopatik, dan keturunan. Namun, banya peneliti yang percaya kondisi ini hadir dari multifaktoral atau banyak faktor yang melatarbelakanginya.

Tanda awal Osteochondritis Dissecans adalah timbulnya luka, ketika luka tersebut sudaah timbul maka akan muncul 4 tahapan selanjutnya, tahapan pertama yaitu terdiri dari area kecil dari kompresi tulang subchondral. Kemudian tahap dua adalah fragmen Osteochondral sebagian terpisah. Radiografio tulang dapat mengungkapkan area yang dibataasi tulang subhchondral sklerotik terpisah dari sisa episifisi oleh bantuan baris radioliusen. Tahap tiga adalah lesi yang paling umum dan terdiri dari fragmen yang sepenuhnya terspisah yang tetap berada dalam tempat yang mendasarinya. Tahap empat yaitu terdiri dari potongan ag sepenuhnya terpisah.

Perawatan dimaksud untuk mengembalikan fungsi normal dari sendir yang terkena dan untuk menghilangkan rasa sakit, serta mengurangi risiko penyakit ini. tidak ada pengobatan tunggal yang efektif untuk semua orang, pada remaja ang tulangnya mash tumbuh, cacat tulang dapat sembuh dengan periode istirahat dan perlindungan.Beberapa cara berikut dapat merawat sendi Anda, anatar lain:

  • Istirahatkan sendi. Hindari kegiatan yang menekankan pada sendi Anda, seperti melompat dan berjalan jika lutut Anda terpengaruh. Anda mungkin perlu menggunakan kruk untuk sementara waktu, terutama jika sakit menyebabkan Anda lemas. Dokter Anda mungkin juga akan menyarankan mmemakai belat, gips, atau penjepit untuk melumpuhkan sendi selama beberapa minggu.
  • Terapi fisik. Terapi ini termasuk peregangan dan olahraga rentang gerakan dan latihan penguatan untuk otot yang mendukung sendi yang terlibat. Terapi fisik umumnya direkomendasikan juga setelah operasi.

Pencegahan pada remaja yang berpartisipasi dalam olahraga terorganisir mungkin bisa memperoleh manfaat dari pendidikan tentang resiko untuk sendi yang terkait. Belajar mekanik yang tepat dan teknik olahraga mereka menggunakan alat pelindung yang tepat, dan berpartisipasi dalam pelatihan kekuatan dan latihan stabilitas dapat membantu mengurangi kemungkinan cedera.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY