Perawatan Jika Tubuh Mengalami Malnutrisi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Malnutrisi atau kekurangan gizi adalah kondisi di mana tubuh kekurangan nutrisi penting dari pola makan harian. Jika seseorang menderita malnutrisi, perlu segera diberi penanganan sesuai dengan penyebab dan tingkat keparahan dari malnutrisi yang dialami. Secara umum, pengobatan malnutrisi pada orang dewasa maupun anak-anak adalah dengan perubahan diet guna mencukupi nutrisi yang kurang, mengobati gejala yang muncul, dan mengobati kondisi medis yang mendasari malnutrisi.

Malnutrisi yang dibiarkan dapat menimbulkan efek samping berkepanjangan. Terlebih pada anak-anak. Dampaknya antara lain pertumbuhan yang lambat, gampang sakit, dan bahkan retardasi mental. Oleh karenanya, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala-gejala yang berkaitan dengan malnutrisi, seperti penurunan berat badan, mudah lelah, lesu, kurang nafsu makan, radang gusi, sering pusing, rambut rontok, dan sulit berkonsentrasi.

Semakin dini malnutrisi ditangani, tentunya semakin besar kemungkinan pasien terhindar dari komplikasi serius akibat malnutrisi. Pada malnutrisi ringan hingga moderat, jika pasien masih bisa makan dan mencerna makanan secara normal setelah dilakukan pemeriksaan medis, penanganan malnutrisi umumnya meliputi cara rumahan seperti:

  • Peningkatan asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air secara bertahap.
  • Konsumsi suplemen vitamin dan mineral sesuai resep dokter.
  • Pemantauan berat badan untuk melihat perubahan setelah modifikasi diet.
  • Untuk penderita yang mengalami kesulitan menelan, disarankan untuk mengonsumsi makanan bertekstur lembut, seperti bubur atau puree.

Pada kasus malnutrisi parah, penderitanya terkadang harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Tim dokter yang menangani malnutrisi parah umumnya meliputi ahli gastroenterologi (spesialis masalah pencernaan), ahli gizi, dan perawat gizi. Jika pasien tidak dapat makan secara normal melalui mulut, pemberian nutrisi umumnya diberikan melalui infus intravena langsung ke pembuluh darah lengan. Prosedur pemberian nutrisi ini disebut parenteral nutrition.

Pada beberapa pasien dengan malnutrisi parah, pemberian nutrisi mungkin harus melalui pipa makanan (feeding tube) yang disisipkan via hidung atau perut. Pipa ini disebut nasogastric tube. Nutrisi dalam bentuk akan diberikan melalui pipa tersebut. Pipa makanan terkadang ditanamkan langsung ke perut melalui prosedur bedah. Pipa semacam ini disebut percutaneous endoscopic gastrostomy (PEG) tube. Prosedur ini biasanya dilakukan ketika malnutrisi disebabkan oleh kondisi mendasar yang serius, seperti kanker kerongkongan, sehingga pasien tidak bisa mencerna makanan secara langsung melalui mulut dan kerongkongan. (RFZ)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY