Perawatan Medis pada Kehamilan Kembar

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Dalam dunia kesehatan, kehamilan kembar termasuk dalam faktor penyulit bagi ibu dan janinnya sendiri. Bagaimana tidak, ibu yang seharusnya memiliki tugas memberi makan satu nyawa harus ditambah dengan menanggung dua nyawa lagi atau bahkan lebih. Banyak juga komplikasi yang dapat terjadi pada kehamilan kembar, maka dari itu hamil kembar merupakan penyulit.

Namun, Anda tidak perlu khawatir jika berencana atau sedang hamil anak kembar. Karena saat ini banyak teknologi dan perawatan medis yang dapat membantu Anda dalam melalui masa kehamilan anak kembar dengan selamat. Untuk menurunkan angka kejadian komplikasi pada kehamilan kembar ada beberapa tindakan yang harus dilakukan. Berikut ini adalah penanganan medis yang dapat diberikan pada masa kehamilan anak kembar.

  • Pemeriksaan status kesehatan berkala

Pada jadwal kunjungan ibu hamil (ANC), ibu yang sedang hamil anak kembar harus betul-betul memeriksakan kandungan dan kondisinya secara rutin. Apalagi saat hamil usia 36 minggu ke atas, usahakan melakukan pemeriksaan 1 kali dalam seminggu. Jenis pemeriksaan yang didapatkan oleh ibu hamil anak kembar meliputi pemeriksaan tekanan darah, hal ini untuk mengetahui apakah ibu mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) atau malah hipotensi (tekann darah rendah). Ibu harus memeriksakan tekanan darah secara rutin, karena kehamilan kembar jauh lebih beresiko.

Selain tekanan darah, pemeriksaan darah lengkap perlu dijalani oleh ibu. Pasalnya untuk mengeahui apakah ada kelainan genetik pada janin. Hb (hemoglobin) juga perlu diketahui karena ibu yang sedang hamil anak kembar lebih beresiko mengalami anemia. Jadi, pemeriksaan Hb secara berkala sangat diperlukan.

Pemeriksaan lainnya adalah cek urin, ini dimaksudkan agar kita mengetahui apakah ibu mengalami diabetes gestasional, infeksi saluran kencing dan pre eklampsia. Karena ketiga komplikasi tersebut sering dialami ibu dengan kehamilan anak kembar.

  • Pemberian obat-obatan

Obat-obatan yang diberikan pada ibu hamil dengan anak kembar yakni seperti suplemen zat besi penambah darah dan asam folat. Obat-obatan ini juga biasa diberikan pada ibu hamil dengan janin tunggal, pada kehamilan kembar direkomendasikan pemberian zat besi antara 60 mg hingga 100 mg per harinya.

Selain itu, untuk mencegh terjadinya persalinan prematur, saat ibu dirawat di rumah sakit akan diberikan obat-obatan khusus, seperti obat-obat beta mimetik.

  • Perekaman janin

Aktivitas dan gambaran janin di dalam rahim dapat direkam melalui USG, seorang dokter akan menyarankan ibu yang sedang hamil anak kembar untuk melakukan pemeriksan dengan USG secara berkala. Hal ini ditujukan agar ibu mengetahui perkembangan janini di dalamnya.

Cara lain untuk dapat memelihara tubuh selama hamil dengan anak kembar adalah mengonsumsi makanan yang cukup, sehat, dan bergizi. Perbanyak buah-buahan dan sayur-sayuran yang mengandung vitamin dan mineral, zat besi, asam folat, dan kalsium. Ibu dapat juga mengonsumsi makan-makanan seperti telur matang, keju, susu, dan daging merah tanpa lemak. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here