Perawatan Miss V Pasca Melahirkan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com –¬†Vagina secara alami mengalami perubahan di mana mungkin terasa lebih lebar, kering dan sakit setelah melahirkan. Setelah melahirkan secara normal, vagina akan terasa nyeri akibat adanya robekan. Biasanya bagian vagina yang robek adalah perineum, yaitu area di antara vagina dan anus. Luasnya robekan berkisar dari sekedar torehan kecil, lecet, sampai robekan dalam yang memengaruhi beberapa otot dasar panggul. Rasa nyeri akibat robekan akan terasa saat melakukan aktivitas seperti berjalan ataupun duduk selama beberapa minggu.

Bagi yang telah berulangkali menjalani proses melahirkan normal, mungkin kondisi ini telah menjadi biasa  sehingga kondisi vagina tidak sampai mengalami pengguntingan atau episiotomi. Pada mereka yang pertama kali melahirkan, tidak sedikit dari mereka memerlukan pelebaran jalan lahir dengan cara melakukan pengguntingan di area perineum, kemudian dokter atau bidan akan menjahit bekas guntingan tersebut.

Perawatan vagina untuk pemulihan robekan pasca melahirkan sangat penting untuk mencegah terjadinya infeksi vagina. Terlebih lagi, munculnya keputihan dapat meningkatkan risiko infeksi. Bila terjadi infeksi vagina, maka kondisinya akan menjadi lebih kompleks. Untuk mencegah hal yang tidak dinginkan, tips ini dapat membantu Anda merawat kesehatan vagina pasca robekan karena melahirkan, yaitu:

  • Jaga kebersihan. Kapanpun itu, vagina harus selalu dijaga kebersihannya. Setelah melahirkan, Anda mungkin mengalami pendarahan yang bisa berlangsung selama dua minggu. Oleh karenanya, Anda perlu menggunakan pembalut bukannya tampon. Memasukkan sesuatu ke dalam vagina seperti penggunaan tampon, dapat meningkatkan kemungkinan infeksi. Ganti pembalut sesering mungkin dan jaga area vagina tetap kering. Hal ini penting guna mencegah terjadinya infeksi. Gunakan juga air hangat untuk mencuci daerah organ intim Anda.
  • Kompres es. Rasa sakit dan pembengkakan di daerah vagina tentunya menimbulkan ketidaknyaman. Untuk mengatasinya. bungkuslah es batu dengan kain lembut dan sekalah vagina secara perlahan. Penerapan kompres es ini dapat membantu meringankan ketidaknyamanan akibat pembengkakan.
  • Obat pelunak tinja. Buang air besar akan terasa menyakitkan setelah melahirkan, tapi jangan sampai Anda menahan diri untuk tidak buang air besar. Menahan buang air besar memicu sembelit. Disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, serta banyak minum air putih untuk membantu melunakkan feses, agar lebih mudah dikeluarkan. Bila perlu, Anda dapat meminta obat pelunak tinja pada dokter. Namun, pastikan penggunaannya sesuai dengan petunjuk pemakaian.
  • Tidak berhubungan seks. Tahan dulu dorongan berhubungan intim dengan pasangan sampai dokter mengizinkan hal tersebut, umumnya empat hingga enam minggu pasca melahirkan. Tubuh perlu waktu untuk beristirahat hingga pendarahan pasca melahirkan berhenti, dan leher rahim menutup, dan luka bekas robekan benar-benar pulih, Jika terdapat jahitan akibat episiotomi, maka waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan mungkin akan lebih lama.
  • Latihan kegel. Setelah Anda merasa yakin tak ada masalah dengan jahitan, mulailah melakukan latihan kegel untuk membantu mengembalikan kondisi otot, merangsang sirkulasi darah ke vagina serta mempercepat proses pemulihan. Latihan kegel ini sama seperti ketika Anda menahan aliran urin saat buang air kecil.

Selalu cek banyak dan bagaimana warna pendarahan yang keluar dari vagina, karena ini dapat menunjukkan kecepatan pemulihan Anda. Darah umumnya keluar banyak dan berwarna merah tua pada dua hingga tiga hari pasca melahirkan. Pada tiga hingga lima hari pasca lahiran, mungkin keluar lebih banyak darah yang menggumpal. Biasanya, tiga hari setelah lahiran hingga seminggu ke depan, darah yang keluar akan perlahan berkurang dan warnanya menjadi lebih terang. Bila Anda melihat adanya pendarahan, rasa sakit, bengkak atau cairan vagina yang tidak biasa, segera periksa ke dokter agar dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY