Perbaiki Kualitas Tidur Agar saat Hubungan Intim Lebih Bergairah

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Padatnya aktivitas di pagi dan siang hari tidak jarang membuat anda merasa sangat kelelahan sehingga ketika malam hari yang anda keluhkan adalah rasa kantuk.

Mengantuk di malam hari akibat kelelahan merupakan hal yang wajar. Karena ketika mengantuk sistem syaraf akan otomatis memerintahkan tubuh untuk beristirahat ditandai dengan rasa mengantuk.

Satu-satunya cara untuk menghilangkan rasa kantuk yaitu dengan cara tidur. Dengan tidur anda dapat mengistirahatkan semua anggota tubuh dan mendapatkan energi yang cukup untuk beraktifitas keesokan harinya.

Namun tidak semua tidur, cukup untuk mengembalikan energi. Untuk membangkitkan energi tentunya tidur anda harus berkualitas. Jika tidak berkualitas atau tidak cukup maka anda tidak dapat mengembalikan mood dan energi. Selain itu, tidur yang tidak berkualitas ternyata dapat mempengaruhi gairah seks seseorang.

Seperti penelitian yang terbaru ini, menyebutkan bahwa ada hubungan langsung antara kualitas tidur dengan gairah seks. Tidur yang tidak berkualitas itu sendiri dapat menyebabkan gairah seks menjadi rendah. Selain itu, para dokter juga menyatakan bahwa pria maupun wanita akan mengalami penurunan gairah seks jika mengalami rasa kantuk.

Jika kondisi tidur anda tidak berkualitas maka energi yang dimiliki tubuh tidak akan cukup untuk beraktivitas. Kembali lagi sistem syaraf akan memerintahkan tubuh anda untuk menghemat energi, salah satunya yaitu dengan menghilangkan sementara gairah seks atau keinginan bercinta dengan pasangan.

Penelitian lain juga membuktikan bahwa sebanyak 48% pasangan suami istri kehilangan minat terhadap seks di tahun ke empat dan kelima pernikahan mereka. Beberapa penyakit memungkinkan menjadi penyebab terjadinya penurunan gairah seks tersebut, tetapi alasan yang paling utama adalah kelelahan. Hal lain yang menyebabkan penurunan hasrat seks juga dapat berasal dari pekerjaan yang banyak, stres dan pertengkaran di kantor yang mana akan membuat fisik dan jiwa lelah saat tiba di rumah. Keinginan untuk berhubungan, jika masih ada tetapi tidak disertai dengan fisik yang sehat tentu tidak bisa berbuat banyak.

Dokter mengatakan pasien yang datang sering mengeluh ketika kurang tidur dan kurang istirahat melaporkan bahwa libido mereka rendah dan hasrat untuk bercinta menurun. Pada pria yang mengalami sleep apnea juga terjadi penurunan gairah seks karena tidur dan istirahat terganggu oleh keadaan tersebut. Dalam penelitian disebutkan pria dengan sleep apnea memiliki kadar testosteron yang rendah dalam tubuhnya. Kadar testosteron pada pria sangat mempengaruhi minat untuk bercinta, jika rendah maka keinginan terhadap seks juga berkurang.

Oleh karena itu, mulai sekarang perbaiki tidur anda agar lebih berkualitas. Usahakan untuk tidur yang cukup dan jangan berlebihan sehingga tubuh dapat mengembalikan energi dan gairah seks menjadi normal. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here