Perbedaan Baby Blues dengan Post Partum Depression

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Setelah seorang wanita melahirkan bayinya, wanita tersebut akan mengalami beberapa perubhan yaitu perubahan fisiologi dan perubahan psikologi. Perubahan tersebut disebabkan karena menurunnya hormon estrogen dan progesteron secara drastis serta meningkatnya hormon prolaktin (hormon menyusui). Perubahan psikologi ibu post partum akan mengarah pada baby blues dan akan mengarah pada post partum depression. Apa yang anda ketahui mengenai istilah baby blues dan apa yang anda ketahu mengenai istilah post partum depression. Apa perbedaan baby blues dan post partum depression? Kita simak artikel berikut ini.

Menurut karen Kleiman, MSW, LCSW seorang pendiri dan direktur postpartum stress center di Rosemont, Pennsylvania menyatakan bahwa tidak sedikit orang yang keliru mengenai perbedaan baby blues dengan post partum depression. Apabila seorang ibu melahirkan saat menangis itu hal yang wajar. Akan tetapi apabila seorang ibu tersebut menangis secara terus menerus dan dia tidak bisa menjalankan kewajibannya sebagai ibu itu merupakan suatu masalah. Menurut beliau bukan karna apa yang dirasakan oleh si ibu tetapi seberapa seringkah dan bagaimana efeknya kondisi tersebut terhadap kehidupan sehari-harinya. Untuk lebih jelas anda bisa simak penjelasan di bawah ini.

Baby blues

Baby blues merupakan suatu kondisi dimana ibu mengalami gangguan psikologis berupa sedih, cemas dan emosi meningkat setelah melahirkan. Baby blues terjadi pada hari ke 2 dan biasanya akan menghilang pada hari ke 14 atau 2 minggu. Ibu yang mengalami baby blues ditandai dengan, sebagai berikut:

  1. Mengalami perubahan suasana hati
  2. Ibu merasa sedih dengan kondisinya. Selain itu cemas akan melanda ibu tersebut
  3. Berkurangnya nafsu makan
  4. Ibu akan mengalami susah tidur
  5. Ibu akan sering menangis yang disebabkan oleh sesuatu yang tidak jelas
  6. Tidak mempedulikan bayinya
  7. Mudah tersinggung
  8. Menurunnya rasa percaya diri
  9. Kondisi ini tidak memerlukan pengobatan hanya saja untuk mencegah kondisi yang lebih parah bisa diatasi dengan cara melibatkan keluarga untuk memberikan dukungan kepada ibu dan membantu ibu dalam mengurus bayinya

Postpartum depression

Sedangkan postpartum depression merupakan kejadian yang berkaitan dengan psikologi atau mental pada wanita setelah melahirkan. Postpartum depression biasanya apabila seseorang mengalami baby blues selama 2 minggu belum teratasi maka hal tersebut bisa mengarah kepada kondisi depresi postpatum. Dengan kata lain postpartum depression bisa di sebut sebagai komplikasi dari terjadinya baby blues. Tanda dan gejala ibu yang mengalami postpartum diantaranya:

  1. Merasa bingung
  2. Merasa putus asa untuk merawat bayinya
  3. Merasa ingin menyakiti bayinya
  4. Merasa ingin menyakiti diri sendiri
  5. Tidak ada rasa sayang terhadap bayinya
  6. Kondisi yang lebih parah yaitu berfikir untuk melakukan tindakan bunuh diri atau membunuh bayinya.
  7. Kondisi ini membutuhkan pengobatan dan pengawasan dari dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, contohnya agar ibu tidak membunuh bayinya. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here