Perbedaan Kandungan Rokok Tembakau, Elektrik dan Shisha

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Semakin canggih dan peradaban manusia, semakin canggih pula cara orang merokok. Kini bukan hanya tersedia rokok tembakau, tapi juga rokok elektrik, dan sisha. Bagi orang awam tentunya sangat bertanya-tanya. Bagaimana kandungan di dalam rokok elektrik dan shisha jika dibandingkan dengan kandungan rokok tembakau. Mungkinkah berbagai macam jenis rokok tersebut menimbulkan berbagai macam efek samping?

Bagaimana Perbedaan Kandungan Rokok Tembakau, Elektrik, dan Shisha?

  • Kandungan Rokok Tembakau
  1. Rokok tembakau mengeluarkan asap hasil dari tembakau.
  2. Kandungan di dalam rokok tembakau sangat mengganggu kesehatan jantung.
  3. Kandungan di dalam tembakau seperti nikotin, tar, karbon monoksida, amonia, dan berbagai macam zat kimia berbahaya.
  4. Rokok tembakau sangat beresiko untuk meninggalkan sampah, bau rokok yang sulit hilang, dan batang rokok.
  5. Asap dari rokok tembakau sangat bau dan tidak larut dalam cairan.
  • Kandungan Rokok Elektrik
  1. Rokok elektrik menghasilkan uap dari cairan yang mengandung rasa buah dan nikotin yang dipanaskan.
  2. Kandungan di dalam rokok elektrik ialah nikotin, pemanis buatan, sayuran, gliserol propylene glycol, dan yang lainnya.
  3. Rokok elektrik tidak meninggalkan sampah ketika dibakar.
  4. Rokok elektrik meninggalkan uap yang larut di dalam cairan dan baunya pun mengandung perasa buah.

Selain asap, rokok tembakau meninggalkan sampah seperti abu rokok dan batang rokok; sedangkan vape tidak meninggalkan sampah.

  • Kandungan Rokok Shisha
  1. Shisha dihirup dengan cara dihisap dengan menggunakan pipa, ruang asap, dan selang.
  2. Cairan shisha mengandung tembakau yang dicampur dengan berbagai rasa.
  3. Penggunaan shisha dengan pemanasan menggunakan arang, kemudian dihisap.
  4. Asap yang dikeluarkan dari shisha sangat lah banyak.
  5. Hirupan tembakau menggunakan shisha lebih banyak daripada rokok batang. Padahal tembakau sangat mengandung nikotin.
  6. Satu jam menghirup shisha sama saja sedang menghirup 200 batang rokok biasa. Jumlah asap yang dihirup sekitar 90.000 ml, dibandingkan dengan rokok biasa yang asapnya sekirar 500-600 ml.
  7. Kandungan di dalam shisha mengandung zat beracun yang kadarnya sangat tinggi, seperti tar, karbon monoksida, logam berat, dan zat berbagai macam karsinogen.
  8. Shisha sangat menyebabkan ketergantungan nikotin.
  9. Pipa shisha sangat dimungkinkan sebagai alat penyebaran penyakit menular.

Berbagai macam kandungan di dalam rokok tembakau, elektrik, dan shisha menunjukkan adanya perbedaan yang cukup signifikan. Jika dilihat berdasarkan kandungannya, maka yang paling sedikit mengandung tembakau ialah rokok elektrik. Kandungan yang paling berbahaya ialah rokok shisha. Sebaiknya hentikan merokok dengan menggunakan shisha karena dampaknya lebih mengerikan jika dibandingkan dengan merokok menggunakan rokok tembakau biasa.

Demikian informasi mengenai perbedaan kandungan rokok tembakau, elektrik, dan shisha.  (MLS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here