Perbedaan Kebiasaan Tidur Pria dan Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak hanya fisik dan karakter yang berbeda, pria dan wanita juga memiliki perbedaan lagi yaitu kebiasaan tidur mereka. Tidur adalah kebutuhan setiap manusia, baik wanita maupun pria. Namun, tahukah kamu bahwa wanita dan pria ternyata punya kebiasaan tidur yang berbeda? Berikut perbedaannya:

  1. Wanita cenderung tidur lebih awal

Hal ini disebabkan oleh perbedaan dalam ritme sirkadian. Kaum wanita memiliki siklus sirkadian yang rata-rata enam menit lebih pendek dan membuat mereka terbiasa tidur dan terbangun lebih cepat daripada pria.

  1. Wanita butuh waktu tidur lebih lama

Wanita butuh 20 menit lebih lama untuk tidur daripada pria. Secara umum, wanita lebih ahli dalam multitasking atau melakukan banyak kegiatan dalam sekali waktu. Sayangnya, karena hal ini wanita juga jadi lebih lelah dari otak pria sehingga membutuhkan waktu istirahat lebih lama.

  1. Wanita tidur lebih nyenyak daripada pria

Selain membutuhkan lebih banyak waktu untuk tidur, kualitas tidur yang dimiliki kaum wanita itu sendiri lebih produktif daripada pria. Wanita yang tidak memiliki keluhan tentang kualitas tidur mereka, secara keseluruhan lebih baik di segala tahapan usia dibandingkan pria, mereka lebih tahan terhadap stres.

  1. Insomnia sering dialami wanita dibanding pria

Masalah susah tidur ternyata lebih banyak dialami wanita. Ini dipicu oleh banyak hal, mulai dari stres, beban pikiran dan memang kondisi kesehatan yang membuat susah tidur. Pola tidur wanita yang membuatnya lebih rentan terhadap gangguan ternyata tidak berfungsi ketika wanita tersebut sedang sakit. Wanita yang tidur kurang dari 8 jam sehari lebih mempunyai kemungkinan untuk mengalami gangguan kesehatan jika dibandingkan dengan pria. Dari sini bisa ditarik kesimpulan bahwa penderita insomnia mayoritas adalah kaum wanita.

Perbedaan kebiasaan tidur ini mungkin menjelaskan mengapa wanita berusia lebih panjang daripada pria. Para peneliti yang kini memfokuskan perbedaan pola tidur berdasarkan gender mengungkapan, seperti diketahui, gangguan tidur diduga menjadi faktor resiko dalam penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Wanita lebih segar ketika bangun tidur, ketika sedang dalam kondisi kurang tidur pun wanita lebih terlihat segar dibandingkan pria. Wanita juga mampu memulihkan kondisinya dengan lebih cepat ketika dia kurang tidur.

Sebuah studi yang dilakukan di Jerman menyebut tidur malam lebih baik bagi wanita dan tidur siang lebih bermanfaat bagi pria. Wanita membutuhkan waktu tidur malam yang lebih panjang dibanding pria karena cara kerja otak yang lebih kompleks. Tidur yang cukup di malam hari, bisa membuat otak wanita lebih sehat. Sementara, pria mendapat lebih banyak manfaat dari tidur siang.

Kebanyakan orang tidur bersama pasangan mereka. Namun, penelitian menunjukkan bahwa tidur bersama orang lain menyebabkan kita akan merasa lebih sering terbangun dan tidur kurang nyenyak. Walau begitu, mayoritas orang mengatakan, mereka merasa lebih nyenyak saat tidur disamping orang yang dikasihi. Rasa nyaman dan aman dari pasangan akan nembuatnya tidur lebih nyenyak. (KKM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here