Perbedaan Kesehatan Pria Dan Wanita

SehatFresh.com – Selain ada perbedaan jelas dalam kesehatan reproduksi, ada beberapa hal lain yang membedakan antara kesehatan pria dan wanita. Pria dan wanita seringkali mengalami gejala yang berbeda untuk masalah kesehatan yang sama. Pria juga berisiko lebih tinggi terkena kondisi tertentu, seperti batu ginjal. Sementara itu, wanita berada pada risiko lebih tinggi osteoporosis atau penipisan tulang. Karena adanya perbedaan dalam beberapa hal, terkadang dokter melakukan pendekatan yang berbeda untuk mencegah dan mengobati berbagai kondisi kesehatan tersebut.

Perbedaan anatomi pria dan wanita menjadi pembeda bahwa ada banyak hal yang membedakan kesehatan pria dan wanita. Jenis dan kadar hormon yang bervariasi antara pria dan wanita memberi pengaruh besar pada kesehatan dengan cara yang berbeda. Pria dan wanita mengembangkan berbagai jenis masalah medis, termasuk berbagai jenis kanker pada bagian anatomi tubuh yang spesifik. Masalah kesehatan yang spesifik untuk anatomi wanita diantaranya adalah fibroid rahim dan kanker serviks. Kondisi kesehatan khusus untuk anatomi laki-laki termasuk kanker prostat dan kanker testis. Baik pria atau wanita, keduanya sama-sama berisiko terkena infeksi menular seksual (IMS), tetapi perbedaan anatomi dapat menyebabkan gejala yang berbeda dan menciptakan faktor risiko yang berbeda.

Harvard Medical School melaporkan bahwa delapan dari 10 penyebab utama kematian, tingkat kematian lebih tinggi ada pada pria dibandingkan wanita,. Ini termasuk tiga penyebab kematian utama untuk pria atau wanita, yaitu penyakit jantung, kanker dan stroke. Pria tidak hanya menjadi sakit dan meninggal pada usia lebih muda dari wanita, mereka juga lebih berisiko menderita penyakit kronis sepanjang mereka. Pria juga dua kali lebih mungkin meninggal karena penyakit hati, HIV/AIDS dan bunuh diri. Sementara itu, wanita diduga lebih mungkin meninggal akibat penyakit Alzheimer.

Kolesterol darah yang tinggi merupakan faktor risiko penyakit jantung yang memengaruhi baik pria maupun wanita. Menurut American Heart Association, mulai dari usia 55, wanita memiliki kadar kolesterol yang cenderung lebih tinggi dibandingkan pria. Ketika wanita memiliki kadar trigliserida yang tinggi serta tingkat kolesterol baik yang rendah (HDL), mereka mungkin menghadapi risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit jantung dibandingkan pria.

Selain faktor-faktor risiko klinis seperti kadar kolesterol dan riwayat medis umum, ada berbagai faktor risiko yang menempatkan pria lebih berisiko daripada wanita untuk sakit atau meninggal akibat kondisi medis tertentu. Hal ini mencakup perilaku berisiko, alkohol dan penyalahgunaan zat, diet, kurangnya sosialisasi dengan dunia luar serta kurang memerhatikan pemeriksaan medis rutin, demikian menurut penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti Harvard Medical School.

Wanita biasanya memiliki usia harapan hidup yang lebih lama daripada pria. Menurut penelitian, hal ini terjadi karena cara pria mengatasi stres dan menjaga kesehatan mereka berbeda dengan wanita. Wanita cenderung lebih bisa menjaga kesehatannya dibandingkan dengan pria. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyebutkan bahwa rata-rata wanita akan hidup lebih lama daripada pria. Meski demikian, hal utama yang membuat kesehatan pria dan wanita menjadi berbeda adalah pilihan gaya hidup mereka sendiri.

Sumber gambar : newsterkini.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY