Perbedaan Sakit Kepala, Migrain, dan Vertigo

SehatFresh.com – Sakit kepala telah menjadi keluhan kesehatan yang sering dialami banyak orang. Sakit kepala merupakan akibat dari gangguan pada struktur-struktur sensitif yang sensitif terhadap nyeri di daerah kepala dan leher, yaitu kulit kepala, jaringan bawah lemak kepala, otot-otot kepala, dan leher, pembuluh darah, mata, telinga, gigi, sinus, tenggorokan bagian atas, serta saraf-saraf di kepala. Banyak orang menyebut sakit kepala yang mereka alami sebagai sakit kepala migrain atau vertigo. Kedua kondisi tersebut memang umumnya berkaitan dengan sakit kepala. Tapi, terdapat beberapa perbedaan pada kondisi tersebut.  Berikut perbedaannya :

Sakit kepala

Secara umum, sakit kepala dapat diartikan sebagai rasa sakit pada kepala secara universal (letak rasa sakit bisa di atas mata, kepala bagian belakang dan lain-lain). Sakit kepala dapat muncul perlahan atau tiba-tiba dan bisa berlangsung kurang dari satu jam atau selama beberapa hari. International Headache Society membagi sakit kepala menjadi sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder.

  • Sakit kepala primer diklasifikasikan berdasarkan gejalanya, meliputi migrain, sakit kepala tegang (tension headache), dan sakit kepala klaster.
  • Sakit kepala sekunder diklasifikasikan berdasarkan penyebabnya. Seringkali, sakit kepala ini disebabkan sakit kepala terkait dengancedera kepala, stroke, penyalahgunaan narkoba, infeksi, serta gangguan leher, mata, hidung, sinus, atau gigi.

Migrain

Migrain lebih dari sekedar sakit kepala dan gejalanya pun lebih kompleks. Seringkali, migrain terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, sindrom pramenstruasi, dan makanan. Sejumlah ahli mendefinisikan migrain sebagai sakit kepala dengan kecenderungan yang diwariskan dan disertai gangguan sensorik. Ada ketidakstabilan dalam cara otak berhubungan dengan informasi sensorik yang masuk dan ketidakstabilan tersebut menjadi terpengaruh oleh perubahan fisiologis seperti tidur, olahraga, dan kelaparan.

Sakit kepala migrain seringkali ditandai dengan nyeri pada satu sisi kepala disertai dengan gejala mual, muntah, dan peningkatan sensitifitas terhadap suara dan cahaya. Migrain seringkali berlangsung empat hingga 72 jam, tetapi gejalanya mungkin datang dan pergi. Sebelum migrain menyerang beberapa penderita mungkin mengalami gejala sensorik (aura) sebagai tanda peringatan migrain, seperti sakit saat melihat cahaya, munculnya titik buta di bidang penglihatan, dan kesemutan di lengan atau kaki. Tapi, ini tidak baku, karena beberapa orang yang sering migrain ada juga yang tidak mengalami aura.

Vertigo

Dalam istilah medis, vertigo adalah jenis pusing yang spesifik, di mana Anda merasa bergerak atau berputar, padahal tidak ada gerakan. Seseorang yang mengalami vertigo biasanya merasa lingkungan di sekitanya menjadi berputar. Ada dua tipe utama vertigo. Pertama, vertigo perifer terjadi akibat adanya masalah di telinga bagian dalam atau saraf vestibular. Saraf vestibular ini merupakan saraf yang menghubungkan telinga bagian dalam dengan otak. Jenis lainnya, yaitu vertigo sentral terjadi ketika ada masalah di otak, khususnya otak kecil, yang merupakan bagian dari otak belakang yang mengontrol koordinasi gerakan dan keseimbangan.

Vertigo terkait migrain

Vertigo kadang-kadang bisa menjadi bagian dari serangan migrain. Beberapa penderita vertigo mungkin mengalami pusing karena migrain, yang berpotensi menjadi sakit kepala berat. Menurut Mayo Clinic, penderita migrain menjadi tiga kali lebih mungkin menderita vertigo dibandingkan mereka yang tidak menderita migrain. Kondisi ini sering disebut migrain vestibular atau migraine associated vertigo (MAV). American Hearing Research Foundation menyebutkan bahwa biasanya orang akan menderita migrain selama bertahun-tahun sebelum akhirnya menjadi migrain vestibular.

Ada hubungan antara migrain dan fungsi mekanisme telinga bagian dalam yang mempengaruhi keseimbangan dan pendengaran. Kaitan ini menimbulkan gejala yang spesifik seperti vertigo dan kurangnya keseimbangan. Pusing mungkin terasa sebelum, selama, atau setelah sakit kepala.

Sumber gambar : www.magwuzz.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY