Perbedaan Sayur Organik dan Non Organik

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sayur organik dan non organik tentunya memiliki beberapa perbedaan. Para ibu harus tahu tentang perbedaan ini sehingga dapat memberikan nutrisi yang baik bagi anak.

Apa Saja Perbedaan Sayur Organik dan Non Organik?

Perbedaan sayuran organik dan non organik dapat dilihat dari beberapa faktor, diantaranya sebagai berikut:

  • Pemilihan Bibitnya Berbeda

Bibit atau benih dengan teknik budidaya yang dilakukan untuk sayuran organik sumbernya dari tanaman alami, selain itu untuk teknik budidaya sayuran non organik bibitnya sumbernya dari hasil persilangan yang dibuat atau rekayasa genetik.

  • Pengolahan Tanahnya Berbeda

Budidaya yang diterapkan pada sayuran non organik menggunakan mesin traktor sehingga tanah lebih padat dan organisme tanah di dalamnya menjadi mati. Teknik budidaya organik diolah melalui sistem organisme tanah sehingg masih bisa hidup dan risiko kerusakan tanah menjadi berkurang.

  • Proses Persemaiannya Berbeda

Teknik budidaya organik dilakukan dengan cara alami tidak dengan memakai pestisida, sedangkan budidaya non organik dilakukan dengan penggunaan pestisida berbahan kimia.

  • Proses Penanaman

Untuk sayur organik proses penanaman hingga panennya menggunakan pola jenis bibit tanpa adanya kombinasi, sedangkan teknik budidaya non organik tidak menggunakan kombinasi tanaman pendamping.

  • Proses Pengairannya Berbeda

Sayuran non organik merupakan teknik budidaya yang menggunakan air bersih, sehingga terbebas dari bahan kimia yang sudah ditambahkan dengan air, pestisida, dan bahan kimia sehingga tanaman organik tetap sehat dan tumbuh dengan baik.

  • Proses Pemupukannya Berbeda

Teknik budidaya non organik biasanya teknik pemupukannya menggunakan pupuk kimia dari pabrik, sedang untuk sayuran organik biasanya teknik pemupukannya menggunakan kompos dan pupuk kandang yang terbuat dari petani sendiri.

  • Proses Pengendalian Hamanya Berbeda

Teknik budidaya non organik biasanya menggunakan pestisida yang mengandung banyak zat kimia berbahaya, sehingga budidaya organik dapat membuat pertimbangan alam dan pengendalian manual dapat dilakukan.

  • Proses Panen Produksinya Berbeda

Hasil panen dan teknik budidaya organiknya biasanya lebih sehat dan bersih sehingga sangat baik untuk dikonsumsi, sedangkan hasil panen sayuran non organik biasanya mengguanakan teknik kurang bagus dan kemungkinan telah terkontaminasi atau tercemar racun dari zat kimia.

Sayuran organik dan non organik biasanya lebih segar yang menggunakan sistem organik. Sedangkan sayuran non organik mungkin lebih cepat layu dan tidak segar. Nutrisi yang ada di dalamnya juga lebih sehat sayuran organik karena memang lebih sehat dan tidak mengandung racun karena proses pertumbuhannya sudah dipersiapkan sedemikian rupa. Sayuran organik dan non organik juga sangat baik bagi kesehatan tubuh yang memang banyak sekali membutuhkan nutrisi penting bagi tubuh.

Demikian informasi mengenai perbedaan sayur organik dan non organik. Semoga bermanfaat bagi Pembaca. (MLS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here