Perbedaan Sperma Normal dan Abnormal

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sperma adalah bagian penting untuk mencapai kehamilan, jika ada gangguan pada sperma maka ini bisa jadi fungsi reproduksi pria pun ikut terganggu akibatnya. Perbedaan atau bentuk sperma yang tidak normal akan membuat sperma susah untuk bergerak dan susah juga untuk sampai ke sel telur dan menghasilkan kehamilan, jika keadaan ini berlangsung terus menerus, maka ditakuti pria akan mengalami kemandulan.

Pembentukan sperma sendiri dibentuk dalam tubulus seminiferus, sperma dihasilkan pada saat kehidupan seksual sedang aktif, pada saat ini hormon gonadotropin hipofisis anterior memberikan rangsangan yang mendorong untuk memproduksi sperma.

Penyebab timbulnya sperma yang abnormal masih belum diketahui secara pasti ada banyak faktor yang melatar belakangi seperti adanya kelainan hormon, terstis yang mengalami trauma, adanya infeksi dan tumor juga bisa mempengarugi bentuk dan ukuran sperma sehingga menjadi bentuk yang abnormal.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang perbedaan sperma yang normal dan yang abnormal, maka berikut adalah pembahasannya, pada sperma normal:

  • Bentuk kepala. Pada sperma normal bentuk kepalanya adalah berbentuk oval.
  • Bentuk badan. Bentuk badan sperma normal langsing dengan kurang dari ½ lebar kepala, mempunyai panjang 2x panjang kepala, dan terletak dalam satu garis lengan sumbu panjang kepala.
  • Bentuk ekor. Ekor pada sperma normal batasnya tegas, berbentuk garis panjang sekitar 9x panjang kepalanya.

Sedangkan pada sperma abnormal istilah yang umumnya digunakan adalah:

  • Makro. Pada jenis sperma makro ukurannya 25% lebih besar dari ukuran kepala sperma yang normal.
  • Mikro. Pada jenis sperma mikro ukurannya 25% lebih kecil dibandingkan dengan kepala sperma normal.
  • Taper. Sperma jenis ini berbentuk kurus, mempunyai lebar kepala yang hanya ½ ukuran kepala normal, tidak memiliki batas akrosom yang jelas, terlihat seperti cerutu.
  • Sperma jenis ini berbentu seperti tetesan air mata.
  • Amorf. Pada sperma jenis ini bentuk kepalanya terlihat aneh, permukaan tidak rata, dan tidak memiliki batas kromosom yang jelas.
  • Round. Pada jenis sperma ini kepala sperma berbentuk seperti lingkaran, dan tidak memperlihatkan adanya akromosom.
  • Piri. Sperma jenis ini tidak memiliki kejelasan kepalanya yang nyata, yng tampaknya hanya seperti badan dan ekornya saja.
  • Cytoplasmic droplet. Pada jenis ini bentuknya seperti menempel ke kepala atau badan, dan mempunyai warna yang lebih cerah dibandingkan dengan sperma yang normal.
  • Ekor. Pada sperma abnormal ekor terlihat lebih pendek atau spiral atau permukaannya tidak halus, bahkan ada yang ganda. (RNJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here