Pereda Stress Dimasa Menopause

SehatFresh.com – Setiap wanita akan mengalami menopause, tetapi setiap wanita tidak selalu bisa serta merta menerimanya. Gejala menopause diantaranya hot flashes, berkeringat di malam hari, kulit memerah, sakit kepala, perubahan suasana hati dan nyeri sendi. Beberapa wanita mungkin hanya mengalami gejala yang ringan, tapi lainnya mungkin mengalami gejala tak tertahankan yang bisa memicu stres.

Wanita yang mengalami stres sebagai gejala menopause harus mencari strategi bantuan untuk menurunkan tingkat stres mereka. Pasalnya, stres kronis dapat mengakibatkan komplikasi fisik yang serius seperti peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Stres dapat juga berkontribusi terhadap depresi dan kecemasan. Para ahli sepakat bahwa olahraga, yoga, pijat, meditasi dan nutrisi yang tepat adalah terapi yang efektif untuk menghilangkan stres.

  • Olahraga

Semua jenis olahraga membantu meredakan stres. Olahraga membantu merangsang pelepasan endorfin, yaitu hormon yang meningkatkan mood. Olahraga juga membantu mengatur siklus tidur, yang pada gilirannya juga dapat mengurangi stres. Olahraga ringan dianggap aman bagi kebanyakan orang. Akan tetapi, mereka dengan kondisi medis seperti penyakit jantung, mungkin berisiko mengalami gangguan jantung atau serangan jantung selama latihan. Karena selalu ada kemungkinan cedera, sebaiknya wanita menopause berkonsultasi penyedia layanan kesehatan mereka sebelum memulai rutinitas latihan baru, terutama bila memiliki kondisi medis tertentu.

  • Yoga

Tujuan dari yoga adalah menggabungkan disiplin fisik dan mental sebagai upaya untuk mencapai kedamaian dan keseimbangan. Bersatunya tubuh dan pikiran dapat membantu tubuh lebih rileks dan meredalam stres. Ada beberapa jenis yoga, tetapi Hatha yoga, yang merupakan yoga kecepatan lambat dengan serangkaian gerakan mungkin menjadi pilihan terbaik untuk manajemen stres. Peningkatan keseimbangan, fleksibilitas yang lebih lebih, dan peningkatan kekuatan adalah manfaat lain yang bisa dirasakan dengan rutin melakukan yoga.

  • Pijat

Pijat didefinisikan sebagai manipulasi otot, tendon, ligamen, dan kulit guna meredakan ketegangan otot. Selain memberikan relaksasi yang mendalam, pijat juga membantu memecah toksin yang mengendap dalam tubuh. Selain menghilangkan stres yang terkait dengan menopause, pijat juga dapat membantu mengelola kecemasan dan depresi serta mengontrol tekanan darah.

  • Meditasi

Meditasi melibatkan pemfokusan perhatian secara mendalam yang akan membuat pikiran terbebas dari aktivitas dan pemikiran-pemikiran lain. Tujuan utama dari meditasi adalah untuk mencapai keadaan relaksasi. Sementara relaksasi ini membantu mengurangi stres, ini juga memungkinkan seseorang untuk tetap tenang sepanjang hari, bahkan ketika tidak bermeditasi. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa meditasi dapat membantu meringankan beberapa kondisi medis seperti depresi, kecemasan, penyakit jantung, kelelahan, tekanan darah tinggi, masalah tidur, dan asma.

  • Nutrisi

Pada dasarnya, nutrisi yang baik adalah pilihan wajib untuk semua tahapan kehidupan. Penurunan estrogen terkait menopause membuat wanita menjadi semakin rentan terhadap osteoporosis. Oleh karenanya, asupan kalsium dan vitamin D sangatlah penting. Selain kedua nutrisi tersebut, asam lemak omega-3, vitamin B12, dan asam folat adalah nutrisi lain yang secara khusus mendukung kesehatan wanita di masa menopause.

Sumber gambar : samsulkosasi.wordpress.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY