Perhatikan Cara Pemeriksaan Kanker Serviks dengan Metode IVA

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat wanita, sudahkah Anda mengerti ada sebuah metode yang disebut dengan metode IVA untuk pemeriksaan kanker serviks? Jika penasaran, maka baca artikel berikut ya sobat.

Bagaimana Cara Pemeriksaan Kanker Serviks Menggunakan Metode IVA?

Pemeriksaan IVA (Inpeksi Visual dengan Asam Asetat) merupakan pemeriksaan kanker serviks dengan cara melihat secara langsung setelah melakukan pemulasan serviks menggunakan larutan asam asetat 3 – 5 %. Jika terjadi perubahan warna seperti bercak putih, maka biasanya ada kelainan tahap pra-kanker. Pemeriksaan ini sangat baik dilakukan untuk para wanita yang berusia 30 hingga 50 tahun. Metode IVA sangat baik bagi para wanita yang jauh dari berbagai fasilitas kesehatan. Ada beberapa cara pemeriksaan kanker serviks menggunakan metode IVA dengan cara sebagai berikut:

  • Syarat Melakukan Pemeriksaan dengan Metode IVA
  1. Bagi setiap wanita yang sudah menikah.
  2. Ketika melakukan pemeriksaan pada posisi tidak datang bulan.
  3. Wanita dalam posisi tidak hamil.
  4. Wanita dipastikan tidak sedang melakukan hubungan seksual setelah 24 jam sebelum pemeriksaan.
  • Keuntungan Jika Melakukan Pemeriksaan Metode IVA
  1. Pemeriksaan lebih mudah dan praktis dilakukan.
  2. Bahan dan alat sangat sederhana dan lebih murah.
  3. Memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi.
  • Cara Pemeriksaan Kanker Serviks dengan Metode IVA
  1. Sebelum dokter memeriksa pasien akan dijelaskan terlebih dahulu mengenai prosedur, privasi dan rasa nyaman yang mengenai pemeriksaan.
  2. Pasien harus berbaring secara posisi litotomi atau dengkul ditekuk dan kaki dilebarkan.
  3. Vagina dilihat secara visual mengenai ada atau tidaknya kelainan menggunakan cahaya.
  4. Spekulum atau alat pelebar dibasuh air hangat serta dimasukkan ke vagina dengan posisi tertutup, kemudian dibuka guna mengecek leher rahim.
  5. Apabila ada banyak cairan leher rahim, perlu kapas steril basah yang dimasukkan agar dapat menyerapnya.
  6. Pipet, kapas, dan larutan asam asetat 3-5% diteteskan ke leher rahim dalam waktu satu menit yang nanti reaksi dapat dilihat di leher rahim.
  7. Apabila warna leher rahim menjadi putih, maka positif kanker. Asam asetat memang bisa digunakan untuk dehidrasi sel guna penggumpalan protein atau dapat membunuh sel kanker yang di dalamnya menyimpan protein tinggi menjadi warna putih.
  8. Apabila tidak ada jaringan epitel berwarna putih berarti negatif dari kanker serviks.
  • Lokasi Pelayanan Metode IVA

Bisa dilakukan di tempat kesehatan yang sudah ahli dengan komponen perawat terlatih, ada bidan, ada praktek dokter umum, dan ada praktek dokter spesialis obgyn.

Demikian informasi mengenai cara pemeriksaan kanker serviks dengan metode IVA. semoga bermanfaat bagi para Pembaca. (MLS).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY