Perhatikan Pengobatan Hidrosefalus Kongenital pada Bayi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat Pembaca, pernahkah mendengar tentang penyakit Hidrosefalus? Atau mungkin anak dari saudara dan kawan Anda justru mengalaminya? Jika ya, ada baiknya kita baca artikel tentang pengobatannya.

Apa yang dimaksud dengan Hidrosefalus Kongenital?

Pada umumnya hidrosefalus ialah penyakit yang menyerang pada bagian organ otak, dimana terdapat penumpukan cairan yang berakibat pada tingkatan tekanan otak. Jika dibiarkan secara terus-menerus maka tekanan yang dihasilkan dapat merusak dan melemahkan fungsi dari kinerja otak itu sendiri.

Hidrosefalus kongenital ialah kondisi penyakit hidrosefalus yang diderita sejak bayi baru lahir dari perut ibunya. Artinya ialah sebuah penyakit bawaan lahir yang mana pada bagian kepalanya mengalami pembesaran. Pembesaran tersebut umumnya dapat dilihat dari fontanel yang menggelembung dan menegang. Terlebih kulit bayi memang masih tipis, maka penggelembungan membuat urat-urat kepala justru menonjol dan tampak sekali dari permukaan kulit.

Bayi yang mengalami penyakit ini, pertumbuhan mata akan cenderung terganggu dan terkesan selalu melihat ke bawah karena kepalanya membesar. Bayi yang mengalami ini akan sering merasa kantuk, mual, rewel, dan susah makan.

Bahaya Hidrosefalus Kongenital

Hidrosefalus yang tidak mengalami pengobatan yang tepat justru akan mengakibatkan berbagai gangguan seperti:

  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan bicara karena otot-otot wajah lebih kaku
  • Sistem koordinasi terganggu
  • Gangguan daya ingat
  • Kesulitan belajar
  • Sangat sulit mengalami konsentrasi

Bagaimana Cara mengobatinya?

  • Operasi. Pengobatan utama dari penyakit hedrosefalus kongenital ialah dengan jalan operasi. Operasi berfungsi untuk membuang cairan serebrospinal yang ada di dalam otak. Operasi ini juga dilakukan dengan cara pemasangan shunt atau alat khusus yang berbentuk selang untuk mengambil cairan dalam otak ke bagian tubuh lain untuk selanjutnya dapat diserap ke dalam pembuluh darah. Shunt yang dipasang saat bayi perlu diganti ketika anak sudah mulai bertumbuh kira-kira kurang dari 10 tahun.
  • Obat Herbal. Sebagian orangtua yang memiliki bayi dengan kondisi hidrosefalus kongenital pada umumnya juga ada yang menolak untuk operasi.

Dampak dari Pengobatan dengan Operasi

Pemasangan shunt dengan operasi, ternyata juga berdampak pada dampak yang cukup fatal jika tidak ditangani secara tepat. Komplikasi tersebut ialah sebagai berikut:

  • Tekanan darah rendah. Jika cairan yang dialirkan berlebihan justru akan membuat terjadinya tekanan darah rendah.
  • Penyumbatan shunt. Penyumbatan shunt dapat tersumbat jika tidak diganti ketika Sang Anak sudah mulai tumbuh.
  • Perdarahan subdural. Perdarahan subdural terjadi karena ada pembuluh darah vena yang robek.
  • Infeksi. Infeksi yang terjadi akibat pemasangan shunt justru akan memicu terjadinya meningitis dan peritonitis.

Bagaimana sobat Pembaca? Sudah tahu kan bagaimana cara mengobati penyakit hidrosefalus kongenital? Jika sudah, kita tentu tahu bahwa operasi memang jalan terbaik. Tapi satu hal yang penting, perhatikan benar cara penggunaan dan patuhi waktu untuk menggantu shunt. (MLS).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here