Peringatan Awal Penyakit Ginjal Kronis

SehatFresh.com – Ginjal adalah organ penting yang berperan dalam mengatur tekanan darah dan menyaring limbah dari tubuh. Berbagai faktor bisa mengakibatkan penurunan fungsi ginjal bahkan kerusakan yang mengarah pada penyakit ginjal kronis (PGK). Diabetes dan tekanan darah tinggi adalah penyebab paling umum dari penyakit ginjal kronis. Pada tahap awal, PGK sering tidak menimbulkan gejala. Karena ginjal melakukan banyak fungsi penting, namun, penurunan fungsi ginjal pada akhirnya dapat menyebabkan sejumlah gejala yang berhubungan dengan berbagai fungsi tubuh.

Penyakit ginjal kronis biasanya berlangsung selama beberapa tahun, dan gejala awalnya mungkin tidak tampak jelas. Kelelahan adalah salah satu gejala pertama yang terlihat. Para peneliti belum sepenuhnya yakin mengapa orang dengan PGK menjadi sering kelelahan. Akumulasi produk limbah yang disaring oleh ginjal diduga kuat bertanggung jawab terhadap hal ini. Semakin penyakit berkembang, dorongan buang air kecil semakin meningkat terutama di malam hari.

Banyak orang dengan penyakit ginjal kronis dilaporkan mengalami penurunan nafsu makan. Beberapa orang melaporkan rasa asam atau pahit di mulut sehingga selera makan mereka berkurang. Penumpukan urea, zat yang biasanya akan disaring oleh ginjal, kemungkinan memberikan kontribusi untuk rasa yang tidak biasa ini. Akumulasi urea juga dapat memicu mual.

Seiring dengan perkembangan penyakit, ginjal menjadi kurang mampu mengatur keseimbangan air tubuh. Akibatnya, orang-orang dengan PGK seringkali mengalami penumpukan cairan, terutama pada tungkai dan kaki. Dalam PGK tingkat lanjut, cairan dapat menumpuk di paru-paru sehingga menyebabkan kesulitan bernapas. Jika terlalu banyak cairan yang menumpuk, hemodialisis (cuci darah) mungkin diperlukan untuk mengeluarkan cairan dan memulihkan fungsi pernapasan. PGK juga menyebabkan anemia dan penurunan kapasitas oksigen dalam darah, yang juga menyebabkan kesulitan bernapas.

Ketika ginjal menjadi kurang mampu menyaring produk limbah, termasuk urea, lapisan di sekitar jantung bisa menjadi meradang. Kondisi ini dikenal sebagai perikarditis uremik. Ini dapat menyebabkan nyeri dada yang intens dan kesulitan bernapas. Hemodialisis diperlukan untuk mengatasi penumpukan urea yang parah. Selain menyaring produk limbah, ginjal juga mempertahankan tingkat elektrolit yang normal dalam darah. Kalium adalah salah satu elektrolit yang penting untuk fungsi otot jantung. Jika PGK berkembang menjadi gagal ginjal, kadar kalium dapat meningkat sangat tinggi. Jika dibiarkan, otot jantung menjadi melemah. Ini bisa mengakibatkan detak jantung tidak menentu, pusing bahkan kematian.

Sumber gambar : plus.google.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY