Perkembangan Emosi pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Secara sederhana emosi adalah suatu keadaan kejiwaan yang mewarnai tingkah laku. Emosi dapat juga diartikan sebagai suatu reaksi psikologis yang ditampilkan dalam bentuk tingkahlaku gembira, bahagia, sedih, berani, takut, marah, haru dan sejenisnya. Masa remaja merupakan masa peralihan atau masa transisi antara masa anak ke masa dewasa.

Pada masa ini individu mengalami perkembangan yang pesat mencapai kematangan fisik, sosial dan emosi. Salah satu perkembangan yang dialami oleh remaja adalah perkembangan emosi. Emosi dapat berfungsi sebagai motif yang memotivasi atau menyebabkan timbulnya semacam kekuatan agar individu berbuat atau bertingkah laku. Tingkah laku yang ditimbulkan oleh emosi tersebut dapat bersifat positif maupun negatif. Ada tiga jenis emosi pada remaja, yaitu :

  1. Emosi Takut

Ketakutan dapat dikelompokan sebagai berikut:

  • Ketakutan terhadap masalah mendapatkan status baik dalam kelompok sebaya maupun dalam keluarga.
  • Ketakutan terhadap masalah penyesuaian pendidikan, atau pilihan pendidikan yang sesuai dengan kemampuan dan keinginan.
  • Ketakutan terhadap masalah atas sikap orang tua yang tidak adil dan cenderung menolak didalam keluarga
  • Ketakutan terhadap masalah pilihan jabatan yang sesuai dengan kemampuan dan keinginan.
  1. Emosi marah

Remaja yang sudah cukup matang menunjukan rasa marahnya tidak lagi dengan berkelahi seperti pada masa kanak-kanak sebelumnya. Pada dasarnya remaja cenderung mengganti emosi kanak-kanakan mereka dengan cara yang lebih sopan. Penyebab timbulnya emosi marah pada remaja ialah apabila mereka direndahkan, dipermalukan, dihina, atau dipojokan dihadapan kawan-kawannya

  1. Emosi Cinta

Pada masa remaja, rasa cinta diarahkan kepada lawan jenis. Pada masa bayi rasa cinta diarahkan pada orang tua terutama kepada ibu. Pada masa kanak-kanak (3-5 tahun) rasa cinta diarahkan pada orang tua yang berbeda jenis kelamin. Pada masa remaja arah dan objek cinta itu berubah terhadap teman sebaya yang berlawanan jenis. Remaja wanita yang mengalami perkembangan perasaan cinta yang normal adalah jika remaja mengarahkan rasa cintanya kepada pemuda sesama remaja. Demikian juga dengan remaja pria yang mempunyai cinta yang normal mengarahkan cintanya pada seorang gadis.

Ciri-ciri emosional pada remaja dibagi menjadi dua rentang usia, yaitu usia 12-15 tahun dan usia 15-18 tahun:

  1. Ciri-ciri emosional usia 12-15 tahun
  • Kemarahan biasa terjadi
  • Cenderung banyak murung dan tidak dapat diterka
  • Cenderung tidak toleran terhadap orang lain dan ingin selalu menang sendiri
  • Bertingkah laku kasar untuk menutupi kekurangan dalam hal rasa percaya diri
  • Mulai mengamati orang tua dan guru-guru mereka secara objektif
  1. Ciri-ciri emosional remaja usia 15-18 tahun
  • Banyak remaja mengalami konflik dengan orang tua mereka
  • Sering kali melamun, memikirkan masa depan mereka
  • Pemberontakan remaja merupakan pernyataan-pernyataan atau ekspresi dari perubahan yang universal dari masa kanak-kanak ke dewasa. (KKM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here