Perkembangan Keterampilan Motorik Anak

SehatFresh.com – Keterampilan motorik terjadi ketika otak, sistem saraf dan otot semua bekerja sama untuk membuat gerakan-gerakan. Anak akan mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar melalui kegiatan yang diarahkan atau ketika bermain bebas. Meskipun setiap anak berbeda, ada periode tertentu yang biasanya dicapai pada usia tertentu.

Keterampilan motorik halus melibatkan gerakan kecil serta koordinasi tangan dan mata. Contoh keterampilan motorik halus termasuk mengambil benda dengan jari dan menggunakan alat-alat atau instrumen. Keterampilan motorik kasar melibatkan gerak seluruh tubuh untuk membuat gerakan besar seperti berlari, melompat, menangkap, melempar, menendang dan melompat. Anak-anak perlu konsentrasi dan waktu untuk mempelajari kedua keterampilan tersebut. Pasalnya, keterampilan motorik terutama motorika kasar membutuhkan keseimbangan. Dari waktu ke waktu, Anak pada akhirnya akan menjadi cukup terkoordinasi untuk melakukan lebih dari satu keterampilan motorik kasar sekaligus, seperti melompat mundur.

Bayi hingga usia 12 bulan

Keterampilan motorik berkembang dengan cepat pada tahun pertama kehidupan anak. Beberapa bulan setelah lahir, bayi mungkin bisa duduk tanpa bantuan dan berguling. Ia juga akan mulai merangkak sekitar tujuh bulan. Bayi akan menggunakan keterampilan motorik halus untuk mengambil benda-benda menggunakan ibu jari dan jari telunjuk. Anak juga biasanya mulai bisa berdiri sendiri pada usia 12 bulan.

12 hingga 18 bulan

Anak biasanya mulai berjalan pada usia antara 12 dan 15 bulan. Keterampilan motorik kasar ini memerlukan waktu untuk bisa sempurna dan selaras, namun koordinasinya akan meningkatkan terus. Anak juga mengembangkan keterampilan motorik halus untuk membangun balok menara di sekitar 15 bulan, dan mencoret-coret di selembar kertas antara usia 15 dan 18 bulan. Pada usia 16 hingga 18 bulan, anak akan bisa berjalan mundur dan naik atau turun tangga dengan bantuan.

12 bulan hingga 2 tahun

Pada usia 18-24 bulan, anak mungkin dapat melempar dan menendang bola. Meski belum akurat, keterampilan motorik kasar ini akan meningkat dari waktu ke waktu. Anak akan bisa melompat di tempat pada saat ia berusia 2 tahun. Keterampilan motorik halus juga semaki membaik pada rentang usia ini. Anak mulai bisa menggunakan sendok dan cangkir, mencuci tangan. Menggunakan krayon dan menggambar garis horizontal.

3 tahun ke atas

Pada usia tiga tahun, keterampilan motorik kasar anak mencakup berdiri dengan satu kaki dan naik sepeda roda tiga. Anak juga mungkin dapat berpakaian dan membuka pakaian sendiri. Sedangkan, keterampilan motorik halusnya melibatkan kemampuan makan sendiri, menuangkan minuman, merangkai manik-manik, menyikat gigi, menggambar bentuk dan melipat kertas. Keterampilan motorik kasar dan halusnya akan terus meningkat dan akan menjadi lebih baik seiring bertambahnya usia.

Sumber gambar : mainankayuanaktk.wordpress.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY