Perlu Dilakukan Orangtua saat Anak Mulai Bisa Bicara

0
2
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Rasa senang akan membuncang dalam diri orangtua bila mengetahui anaknya sudah mulai bisa bicara. Tapi, jangan terbuai dengan euforia tersebut. Ada berbagai hal yang perlu dilakukan oleh orangtua saat si kecil mulai bisa bicara.

Bahasa terdiri atas berbagai macam simbol yang bertujuan menyimpan atau mengirimkan informasi dari seseorang kepada orang lain di sekitarnya. Kemampuan berbahasa dapat memcerminkan kemampuan mendengar dan memahami suatu pembicaraan. Bahasa bukan hanya dapat diamati dalam bentuk kemampuan berbicara, tetapi juga dapat dilihat dalam bentuk visual.

Saat anak sudah mulai bisa mengeluarkan suara, ia akan membuat ‘bahasa’ yang hanya bisa ia gunakan dan mengerti sendiri. Menurut Alzena Masykouri M.Psi., Saat anak mengucap kata pertama bisa menjadi bukti bahwa si kecil sudah berkembang, dan memungkinkan ia akan segera berbicara dengan kedua orang tuanya.

Pada anak usia 6–12 bulan, ia mulai menunjukkan respon terhadap bicara dan berbahasa. Ia memulai komunikasinya dengan lingkungan sekitar melalui gerak tubuh. Ia mulai dapat melambaikan tangan, menunjukkan respon ketika namanya dipanggil, dan menunjukkan pemahaman terhadap benda-benda yang sering digunakan. Selain itu, ia juga tertarik pada buku cerita, memusatkan perhatian ketika diajak berbicara, mulai mengoceh dengan ekspresif, seperti ia sedang berbicara serius, dan beberapa anak mulai mengatakan kata-kata pertamanya.

Nah, berikut beberapa langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk menunjang perkembangan kemampuan berbahasa anak Anda saat ia mulai bisa mengeluarkan kata pertamanya:

  • Anda perlu menanggapi hal yang sedang dirasakan atau diutarakan oleh anak Anda. Saat anak Anda berceloteh tentang mainan yang sedang dimainkannya, misalnya, Anda bisa ikut bergabung memainkan mainan tersebut dan menceritakan sejumlah hal yang berkaitan dengan mainan tersebut. Setiap anak memiliki keunikan dan kemampuan bahasa tersendiri. Yang perlu Anda lakukan adalah terus mendampingi anak Anda dan memantau setiap perkembangannya.
  • Anda bisa memperkenalkan kata-kata pendek yang paling mudah untuk diucapkan. Beberapa kata, seperti ‘mama’, ‘pipi’, dan ‘saya’, bisa dengan mudah diucapkan oleh anak-anak. Usahakan untuk sekaligus memperlihatkan benda atau objek yang sedang diucapkan tersebut. Dengan begitu, anak bisa langsung mengerti kata yang diucapkan dan makna atau arti kata tersebut.
  • Anda juga bisa mulai menunjukkan gambar-gambar di majalah atau buku sambil menyebutkan nama gambar yang dilihat. Yang penting, Anda harus menganggap aktivitas ini menyenangkan untuk Anda sendiri.
  • Setelah anak Anda sudah bisa mengeluarkan kata-kata pendek, Anda bisa mulai dengan menggabungkan sejumlah kata pendek menjadi satu kalimat. Satu hal penting lagi yang perlu Anda perhatikan adalah setiap anak butuh proses untuk meningkatkan kemampuan berbahasa mereka. Jadi, Anda tidak perlu memaksakan anak harus belajar dengan cepat dan mengikuti semua arahan Anda. Di sini, diperlukan kesabaran dari orangtua. (SBA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY