Perlukah Mengonsumsi Minuman Berenergi?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Banyak di antara kalangan masyarakat yang mengonsumsi minuman berenergi untuk menambah stamina dalam aktivitas sehari-hari. Meskipun dapat memberikan tambahan stamina, namun minuman berenergi juga memberikan efek samping bagi kesehatan tubuh. Sebenarnya perlukah mengonsumsi minuman berenergi dan apa efek sampingnya bagi tubuh?

Meminum minuman berenergi menjadi gaya hidup

Berdasarkan substansi yang dimaksud minuman berenergi adalah minuman tanpa alkohol dengan kandungan utama seperti taurin, kafein, vitamin, dan terkadang soda. Minuman berenergi juga mengandung bahan-bahan lain yang tujuannya untuk menyegarkan atau bersifat memberikan rangsangan pada tubuh.

Mengonsumsi minuman berenergi kini sudah menjadi gaya hidup di masyarakat, baik usia remaja ataupun dewasa. Bahkan dijumpai sebagian anak-anak yang gemar mengonsumsi minuman berenergi, dengan alasan menyukai rasanya yang manis.

Tidak dipungkiri jika alasan utama seseorang mengonsumsi minuman energi untuk memperoleh kesegaran, sehingga dapat beraktivitas setiap saat. Namun ketika harus memaksakan diri untuk terus bekerja, tentu saja dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Minuman berenergi tidak boleh dikonsumsi terlalu sering, kenapa?

Banyak ahli kesehatan yang menyarankan kepada masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman berenergi terlalu sering. Pasalnya minuman berenergi tersebut memiliki kandungan zat kimia yang berlebihan. Apabila diminum terlalu sering, maka bisa menimbulkan ketidakseimbangan nutrisi. Dalam konsumsi jangka panjang maka bisa mengakibatkan kerusakan pada beberapa organ tubuh.

Komposisi apa yang berbahaya dalam minuman berenergi?

Komposisi yang paling membahayakan bagi tubuh dari minuman berenergi adalah kadar gula dan kafein yang berlebihan. Kafein merupakan sumber pemberi energi utama di dalam minuman berenergi. Setelah mengonsumsi dalam beberapa waktu, seseorang dapat mengalami ketergantungan.

Batasan kafein yang boleh dikonsumsi orang dewasa setiap hari sekitar 400mg. Namun batasan tersebut bisa saja lebih tinggi atau lebih rendah untuk sebagian orang, tergantung kondisi kesehatan masing-masing. Lantas berapa jumlah kafein yang biasanya ada di dalam sebuah kemasan minuman berenergi?

Kandungan kafein yang terdapat di dalam minuman berenergi sekitar atau lebih dari 70mg hingga 200mg. Jumlah tersebut bisa bertambah dari bahan-bahan lainnya, seperti guarana yang umumnya terkandung di dalam minuman berenergi itu.

Jika seseorang mengonsumsi sumber kafein lainnya seperti kopi, maka orang tersebut akan mengalami overdosis kafein. Efek terburuknya dalam jangka panjang dapat membahayakan kerja jantung. Lantas bagaimana dengan kandungan gula dalam minuman berenergi?

Umumnya minuman berenergi memiliki kandungan glukosa yang cukup tinggi, melebihi kebutuhan seseorang setiap hari. Mengonsumsi glukosa dalam jumlah yang terlalu tinggi tanpa diimbangi aktivitas, bisa memicu kegemukan atau peningkatan gula darah.

Selain kafein dan gula, minuman berenergi juga memiliki kandungan bahan-bahan lainnya. Hanya saja kandungan bahan-bahan tersebut terlalu sedikit untuk memberikan manfaat bagi tubuh. Terdapat juga bahan-bahan yang umumnya telah terpenuhi tanpa suplemen seperti vitamin B dan taurine. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY