Persiapan Ibu Hamil pada Bulan Puasa Ramadhan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bulan puasa ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan bahkan semua tindakan positif kita dianggap sebagai ibadah. Tidur sebagai contohnya, ketika bulan puasa tidur dianggap sebagai sebuah ibadah. Oleh karena itu semua umat islam sangat senang jika bulan ramadhan tiba. Tak terkecuali ibu yang sedang hamil.

Namun, seringkali ibu hamil merasa bingung tentang hukum puasa ramadhan bagi ibu hamil. Apakah wajib menjalankannya atau tidak. Karena mereka khawatir ketika hamil sering muncul muntah-muntah dan apalagi harus mengonsumsi nutrisi dua kali lipat untuk ibu dan janinnya, lalu apakah ibu akan kuat jika menjalani ibadah puasa? Itulah pertanyaan yang sering muncul pada ibu hamil ketika mendekati bulan ramadhan.

Sebenarnya di dalam agama Islam, ibu hamil diberi keringan dalam hal puasa ramadhan. Jika dirasa ibu tidak sanggup menjalankan ibadah puasa karena khawatir tentang kecukupan nutrisi janin yang dikandung maka boleh tidak berpuasa. Tetapi harus menggantinya dengan membayar fidyah.

Walaupun sudah ada hukum tersebut. Masih ada ibu hamil yang ingin tetap menjalankan puasa ramadhan, karena mereka merasa tidak indah jika bulan ramadhan dilalui begitu saja tanpa berpuasa.

Menjalani puasa ramadhan dengan kondisi sedang hamil bukanlah hal yang biasa, karena ibu memiliki tugas ekstra yaitu menjaga kesehatan diri dan juga ditambah kesehatan janinnya. Jadi harus ada persiapan ekstra juga dibanding dengan orang yang tidak hamil.

Bagi anda yang sedang hamil, berikut hal-hal yang perlu anda siapkan pada bulan puasa agar kondisi anda dan janin tetap aman:

  1. Konsultasi dengan dokter kandungan

Memeriksakan kandungan anda sebelum menjalankan ibadah puasa merupakan hal yang wajib anda lakukan. Dengan memeriksakan kandungan ke dokter anda akan mengetahui apakah anda dan janin di dalam kandungan siap atau akan tetap aman jika berpuasa. Ketika anda sedang menjalankan puasa anda juga harus rajin mengontrol kandungan ke dokter untuk menilai keadaan dan kesehatan janin. Sehingga keadaanya terpantau.

  1. Persiapkan makanan yang dikonsumsi

Ketika tidak puasapun ibu hamil selalu menjaga konsumsi nutrisinya. Apalagi puasa, yang mana nutrisi yang anda konsumsi menjadi berkurang. Jadi penting bagi anda yang sedang hamil untuk mempersiapkan makanan yang dikonsumsi ketika puasa. Ketika berpuasa, sebaiknya anda mempersiapkan makanan dengan kandungan karbohidrat dan protein yang tingi. Selain itu, juga perbanyak konsumsi buah dan sayuran.

  1. Mengontrol makanan

Agar si janin tidak kaget, sebaiknyaa anda berlatih mengontrol makanan dari sebelum berpuasa. Sehingga janin akan terlatih atau siap ketika asupan nutrisinya berkurang karena ibunya berpuasa.

  1. Kurangi aktivitas

Mengurangi aktivitas berat mulai dari sekarang, sehingga ibu tidak akan kehilangan energi terlalu banyak ketika berpuasa. Banyak istirahat dan tidur yang cukup.

  1. Jangan memaksakan diri

Persiapan yang terakhir adalah jangan memaksakan diri anda. Jika anda sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan puasa, tetapi tidak kuat. Tidak salahnya anda membatalkan puasa anda daripada berbahaya untuk janin yang dikandung. Karena allah SWT merupakan maha pemurah dan penyayang, seperti yang sudah dikatakan di atas, anda dapat mengantikan puasa anda dengan membayar fidyah. Jadi anda jangan memaksakan untuk tetap berpuasa dengan membahayakan kesehatan anda dan janin. (DKA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY