Pertolongan Pertama Ketika Anak Demam

SehatFresh.com – Demam sejatinya merupakan indikasi atau gejala dari suatu penyakit. Demam bisa dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa. Demam umumnya disebabkan pilek, batuk dan infeksi pada saluran pernapasan. Demam adalah suatu mekanisme tubuh dalam melawan zat asing seperti virus atau bakteri yang bisa membahayakan tubuh.

Demam bukan hal yang aneh lagi di kalangan anak-anak. Kondisi tersebut justru menunjukkan bahwa sistem imun anak masih berfungsi. Alat kesehatan yang wajib dimiliki para orang tua yang mempunyai anak adalah termometer untuk menjaga dan memperhatikan seberapa tinggi demam anak. Demam yang dialami anak merupakan bentuk pertahanan tubuh anak dalam melawan penyakit. Anak dikatakan demam apabila suhu tubuhnya diatas 37 derajat celcius. Suhu tubuh pada waktu demam bisa mencapai 40 derajat celcius. Ketika anak demam, sebaiknya ibu tidak panik dan segera berikan pertolongan pertama dengan cara yang benar.

  • Kompres air hangat
    Pertolongan pertama untuk menangani anak demam adalah dengan mengompres menggunakan air hangat. Hal ini bertujuan untuk menurunkan suhu tubuh anak secara otomatis. Ketika ibu mengompres anak, jangan pernah menggunakan alkohol atau cairan kimia lainnya karena bisa membahayakan anak. Gunakanlah kain yang dibasahi dengan air hangat. Cara ini cukup efektif dan aman untuk menurunkan suhu tubuh ketika anak mengalami demam. Penggunaan air dingin untuk mengatasi demam anak tidak dianjurkan karena dapat meningkatkan pusat pengatur suhu pada otak. Hal tersebut justru membuat badan anak menjadi menggigil dan panasnya semakin tinggi.
  • Istirahat yang cukup
    Karena demam merupakan mekanisme tubuh dalam melawan penyakit. Maka dari itu, ibu perlu memastikan anak mendapatkan waktu istirahat yang cukup agar suhu tubuhnya menurun dengan sendirinya.
  • Penuhi kebutuhan cairan
    Ketika anak mengalami demam, tubuh akan kehilangan banyak cairan sehingga anak menjadi rentan mengalami dehidrasi. Maka dari itu, pastikan kebutuhan minum anak terpenuhi dengan cara memberikan air putih atau makan yang mengandung air seperti jus buah dan kaldu ayam.
  • Beri obat penurun panas
    Jika demam semakin meningkat, ibu bisa memberikan obat penurun panas untuk menurunkan suhu tubuhnya. Parasetamol merupakan obat penurun demam yang dianggap memiliki efek samping minim pada anak. Namun perlu diingat bahwa pemberian obat harus disesuaikan dengan usia anak agar tidak memperparah kondisi kesehatannya. Akan lebih baik jika ibu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
  • Bawa ke dokter
    Jika suhu tubuh anak tak kunjung turun atau sekitar 39 sampai 40 derajat celcius sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang benar. Ibu perlu waspada jika demam anak disertai dengan kejang atau mimisan. Hal tersebut bisa mengindikasikan adanya kondisi medis yang lebih serius. Jangan biarkan demam anak berlangsung lebih dari tiga hari. Dikhawatirkan hal tersebut merupakan gejala penyakit tertentu.

Sumber gambar : enminuebe.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY