Pertolongan Pertama saat Cedera

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kehidupan remaja banyak dihabiskan di sekolah. Usia remaja di Indonesia biasanya masuk ke dalam usia anak SMP sampai dengan SMA. Pada usia remaja, kekuatan fisik mencapai titik puncaknya sehingga untuk melakukan aktivitas masih cekatan. Banyak kegiatan olahraga yang harus dilakukan oleh remaja di dalam sekolah. Kegiatan olahraga di sekolah tentu memiliki keuntungan untuk usia remaja dengan berolahraga tubuh akan menjadi lebih sehat.

Saat remaja sedang lincah-lincahnya, tanpa pengawasan dan kontrol yang baik dari orang tua dan guru, bisa saja terjadi suatu kecelakaan pada mereka. Kecelakaan tersebut terjadi karena kegiatan yang dilakukan secara tidak sengaja maupun sengaja. Dalam topik kali ini, kita akan membahas tentang kecelakaan pada remaja yang mengakibatkan cedera saat berolahraga.

Cedera olahraga (sport injuries) yaitu segala macam cedera yang terjadi pada waktu latihan (pemanasan), pertandingan atau setelah berolahraga. Berdasarkan macamnya, cedera olahraga dapat dibagi atas penyebabnya yakni external violence, internal violence dan over use. Cedera olahraga dapat disebabkan karena ketidakmampuan otot dan sendi dalam menerima beban latihan pada saat berolahraga.

Pertolongan pertama sangat dibutuhkan unyuk seseorang yang mengalami cedera. Pengertian pertolongan pertama sendiri yakni perawatan pertama yang diberikan oleh penolong kepada orang yang mendapat kecelakaan atau sakit yang tiba-tiba datang sebelum mendapatkan pertolongan dari tenaga medis.

Untuk itu, seseorang yang akan melakukan pertolongan pertama pada remaja yang mengalami cedera, haruslah memiliki kemampuan khusus dan dapat memberikan rasa nyaman pada korban cedera dan menunjang proses penyembuhannya.

Cedera olahraga bisa bersifat ringan dan parah, berikut ini adalah kemungkinan cedera yang dapat terjadi saat berolahraga dan contoh pertolongan pertama yang diberikan untuk menanganinya.

  1. Luka

Apabila remaja mengalami luka terbuka dan berdarah, pertolongan pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan daerah luka dengan air yang mengalir tanpa menggosoknya. Berikan antiseptik untuk mencegah terjadinya infeksi.

  1. Memar

Memar dapat terjadi apabila tubuh mendapat benturan benda keras dan tumpul. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah menerapkan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation). Biarkan korban cedera beristirahat, berikan kompres es pada daerah yang memar, kemudian lemaskan atau luruskan bagian tubuh yang memar.

  1. Patah Tulang

Patah tulang bisa terjadi karena adanya tekanan yang kuat yang mengakibatkan tulang mengalami keretakan atau patah. Pertolongan pertama yang harus dilakukan adalah menghentikan perdarahan (jika ada) dengan kain, pasang bidai dan spalk di bagian yang dirasakan sakit, jangan pindahkan korban sebelum dilakukan pembidaian.

  1. Kram

Pertolongan pertama yang harus dilakukan jika mengalami kram yakni dengan meregangkan otot secara perlahan, prinsipnya adalah menarik otot yang berkontraksi berlawanan arah kontraksi otot. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here