Pertumbuhan Bulu Pubis yang Terjadi pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bulu pubis atau bulu yang berada di daerah kemaluan adalah salah satu tanda bahwa seseorang telah mengalami pubertas. Bertumbuhnya bulu di daerah kemaluan adalah hal alami dan akan dialami oleh semua orang, baik pria maupun wanita.

Bagi seorang pria dan wanita, pada masa pubertas, pertumbuhan dan perkembangan hormon juga akan meningkat. Dengan meningkatnya hormon, maka akan tumbuh rambut vellus yang muncul di sekitar kemaluan, ketiak dan payudara.

Pada wanita, bulu di sekitar kemaluan awalnya hanya tumbuh di bagian vulva dan secara perlahan akan tumbuh menyebar ke bagian atas kemaluan dan bagian bibir vagina. Sedangkan bagi kaum pria, bulu ini akan tumbuh di bagian skrotum dan akan menjalar ke bagian pangkal penis seiring dengan bertambahnya usia.

Warna dari bulu pubis ini sendiri biasanya akan sama dengan warna alis atau janggut seseorang. Namun, ada beberapa kasus yang membuat warna bulu pubis ini tumbuh dengan warna yang lebih terang atau lebih gelap.

Namun, seiring bertambahnya usia, terkadang beberapa orang merasa risih dengan tumbuh bulu diarekemauan mereka, terutama kaum wanita. Sehingga tidak jarang wanita mencukur bulunya hingga habis, atau bahkan menghilangkannya secara permanen.

Padahal, dengan tumbuhnya di area kemaluan memiliki beberapa manfaat. Diantaranya adalah memberikan rasa hangat pada kemaluan, melindungi vagina dari debu atau kotoran, dan mengurangi gesekan saat melakukan hubungan intim. Namun, dengan membiarkannya tumbuh, kita harus memerhatikan kebersihan bulu pubis ini.

Bulu pubis yang tidak dijaga kebersihannya akan memiliki resiko tinggi membuat daerah vagina juga tidak terjaga kebersihannya. Dengan bulu pubis yang kotor, maka resiko tumbuhnya bakteri juga akan meningkat. Apalagi jika keadaan bulu pubis yang lembab, maka pertumbuhan bakteri jahat akan semakin tinggi.

Selain menjaga kebersihan dari bakteri, Anda juga harus menjaga lebersihan bulu pubis dari serangan kutu. Kutu yang biasa hidup di bulu pubis memiliki bentuk yang kecil. Kutu ini akan berkembang biak jika kebersihan bulu pubis tidak dijaga. Kutu-kutu yang tumbuh akan menghisap darah di sekitar kemaluan untuk bertahan hidup. Gigitan dari kutu akan mengakibatka rasa gatal dan terjadi infeksi. Warna kulit di sekitar kemaluan juga akan berubah menjadi merah akibat infeksi gigitan kutu.

Kebiasaaan mencukur bulu pubis dengan cara mencabut juga ebaiknya dihindari. Hal ini dikarenakan bekas cabutan akan membuat lubang kecil yang memungkinkan terjadinya infeksi atau bertumbuhnya bakteri pada lubang kecil tersebut. (IKS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here