Perubahan Hormon Memicu Dysgeusia saat Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pada masa trimester pertama kehamilan, ibu hamil mungkin merasakan sensasi aneh di mulut di mana lidah terasa pahit atau terasa seperti ada rasa logam. Kondisi ini disebut dysgeusia. Pada dasarnya, kondisi ini merupakan hal yang wajar dialami ibu hamil pada awal kehamilan. Sama halnya dengan morning sickness, dysgeusia juga akan membaik sendiri seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Meski demikian, dysgeusia membuat ibu hamil tidak nyaman dan bahkan bisa menurunkan nafsu makan. Di sisi lain, saat perut kosong, sensasi tidak enak di lidah karena dysgeusia semakin terasa.

Tak jauh beda dengan keluhan yang menyertai kehamilan lainnya, perubahan hormon adalah penyebab utama dysgeusia. Ketika hamil, kadar estrogen dan progesteron akan meningkat untuk membantu janin tumbuh dan berkembang di dalam rahim, terutama selama trimester pertama di mana tubuh sedang menyesuaikan diri dengan kehamilan. Estrogen dalam hal ini memegang peranan besar dalam mengendalikan indera perasa. Karena indera perasa memiliki kaitan erat dengan penciuman, indera penciuman yang menjadi lebih sensitif terhadap bebauan juga dapat memicu dysgeusia. Yang perlu diwaspadai adalah ketika dysgeusia membuat ibu hamil malas makan sehingga meningkatkan risiko kekurangan gizi. Untuk mengatasi dysgeusia saat hamil, beberapa cara yang dapat dilakukan diantaranya:

  • Mengonsumsi makanan asam. Makanan bercitara asam, seperti jeruk dapat menetralisir adanya rasa-rasa aneh di lidah. Ini karena rasa asam akan meningkatkan produksi air liur sehingga dapat secara efektif mengurangi rasa kurang nyaman di mulut akibat dysgeusia.
  • Menyikat gigi lebih sering. Menyikat gigi lebih sering dapat membantu menghilangkan zat-zat pemicu rasa pahit di lidah. Tapi, menyikat gigi saja tidak cukup membuat mulut terasa segar ketika mulut tidak nyaman karena dysgeusia. Lidah dan langit-langit mulut juga perlu dibersihkan.
  • Berkumur dengan air garam. Berkumur dengan air garam beberapa kali sehari dapat membantu menetralkan kembali pH dalam mulut sehingga mengurangi rasa pahit di mulut.
  • Berkonsultasi dengan dokter. Pada dasarnya, dysgeusia pada ibu hamil tidak membahayakan, kecuali jika ibu hamil mengalami gejala lain selain rasa pahit atau rasa logam di lidah. Jangan ragu untuk mengonsultasikannya dengan dokter kandungan jika dysgeusia membuat Anda khawatir, terlebih bila dysgeusia membuat ibu hamil malas makan sehingga meningkatkan risiko kekurangan gizi pada janin. Dalam beberapa kasus, dysgeusia saat hamil juga dipicu oleh konsumsi vitamin prenatal tertentu. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here