Perubahan Payudara Wanita Sejak Pubertas Hingga Menopause

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bagi seorang wanita, payudara merupakan salah satu organ tubuh yang dianggap penting. Seiring bertambahnya usia dan proses kehidupan seperti pubertas, menstruasi, hamil, menyusui, hingga sampai tahap menopause, payudara seorang wanita akan mengalami perubaha bentuk. Pada umumnya, perubahan yang terjadi pada payudara wanita adalah hal yang wajar dan alami. Meski beberapa perubahan merupakan perubahan yang terjadi akibat adanya penyakit di payudara tersebut.

Setiap wanita memiliki bentuk payudara yang berbeda. Ada yang berbentuk setengah lingkaran atau bulat menyerupai kubah, ada yang berbentuk menyerupai gunung, bahkan ada pula beberapa wanita yang memiliki bentuk payudara yang hampir datar. Bentuk payudara yang dimiliki setiap wanita akan ditentukan oleh ligamen Cooper’s, otot penyangga payudara, struktur tulang bagian dada, dan kulit yang membungkus payudara.

Pada umumnya, payudara seorang wanita akan berada di posisi iga ke dua hingga iga ke enam. Selain pertambahan usia dan proses alami kehidupan manusia, perubahan bentuk payudara juga terjadi akibat perubahan hormon. Berikut beberapa perubahan bentuk payudara wanita dari pubertas hingga menopause:

  • Perubahan payudara ketika pubertas

Pada tahap pubertas, hormon estrogen akan berkolaborasi dengan hormon pertumbuhan untuk menstimulasi perkembangan dan pertumbuhan kelenjar susu yang ada di payudara.

  • Perubahan payudara ketika menstruasi

Pada tahap ini, hormon estrogen dan hormon pertumbuhan akan menstimulasi perkembangan kelenjar, lemak, dan jaringan payudara. Proses perkembangan ini akan membuat payudara terbentuk sempurna dari segi kepadatan, ukuran, dan volume. Proses perkembangan ini akan berlangsung selama empat tahun, dari usia 17 tahun atau 18 tahun hingga usia 21 tahun. Ketika menstruasi, payudara seorang wanita akan berisi cairan premenstrual yang bersifat sementara dan biasanya hilang saat menstruasi selesai.

  • Perubahan payudara ketika hamil

Selama seorang wanita hamil, payudara akan mempersiapkan diri untuk menyimpan susu saat masa menyusui. Perubahan payudara pada masa kehamilan akan terjadi akibat perubahan kandungan hormon progesteron, prolaktin, dan estrogen. Alveoil juga akan distimulasi untuk menghasilkan ASI saat menjelang kelahiran bayi.

  • Perubahan payudara ketika menyusui

Pada saat masa menyusui, payudara akan berbentuk lebih bulat. Hal ini dikarenakan payudara secara alami menjaga suhu yang tepat di bagian kelenjar susu bagi produksi ASI, sebab produksi ASI akan bergantung pada suhu. Zat yang memicu produksi ASI, yakni Prolaktin juga akan membuat apayudara berbentuk lebih bulat, padat, dan besar. Selain itu, putting juga akan berubah menjadi lebih gelap dan lebih besar. Aliran ASI juga akan membuat jaringan dan kulit pada payudara merenggang sehingga payudara mengalami perubahan bentuk.

Secara alami, perubahan bentuk pada payudara juga berfungsi untuk mencegah bayi tersedak saat disusui.

  • Perubahan payudara ketika menopause

Pada saat wanita mengalami menopause, payudara akan mengalami pengecilan atau atropi payudara. penurunan kadar estrogen. Perubahan bentuk payudara ini disebabkan oleh menurunnya kadar estrogen dan jaringan kelenjar susu serta jaringan adiposa yang semakin layu. Selain itu, bertambahnya usia juga akan menimbulkan jarak antar payudara semakin lebar, stretch marks, dan bentuk payudara menjadi lebih datar. (IKS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here