Pola Asuh agar Anak Cerdas

SehatFresh.com – Setiap orangtua memiliki pola asuh yang berbeda dan menginginkan anak yang cerdas. Perilaku seorang anak berhubungan dengan pola asuh dan lingkungan tempat tinggalnya. Sekitar 70% anak akan mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tua, sedangkan 30% anakn akan mengikuti apa yang dikatakan orang tuanya. Hanya beberapa orang tua yang menyadari hal ini, kebanyakn dari mereka menyerahkan pola asuh kepada pengasuh sepenuhnya. Keputusan tersebut jelas salah karena akan membuat anak kehilangan peran orangtuanya.

Selalu beri dukungan

Dukungan orang tua sangat penting bagi seorang anak jika Anda ingin memiliki anak-anak yang cerdas dan berperilaku baik. Dukungan dan dorongan Anda dapat bertindak seperti tongkat ajaib. Dukungan dari orang tua tentunya menjadi modal bagi anak untuk melakukan kegiatan atau aktivitas apa pun. Mereka tidak takut bereksplorasi dan tahu setiap langkah yang diambil, mereka dapat dengan leluasa berkonsultasi dengan orang tuanya. Setiap anak memiliki minat yang berbeda. Untuk menggali potensi luar biasa di dalam diri anak, beri dukungan penuh pada bidang-bidang yang disukai anak, kalau perlu ikut berlatih dan menjadi teman berlatih yang menyenangkan untuknya.

Jadikan lingkungan sebagai sarana pengembangan kemampuan anak

Lingkungan dapat menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan kemampuan anak Anda, salah satunya mengenal alam. Dengan melakukan eksplorasi lingkungan bersama anak, Anda dapat membuatnya menjadi aktif dan meningkatkan rasa ingin tahu terhadap alam sekitarnya. Anda dapat membuat jadwal untuk membebaskan anak mengeksplorasi lingkungan satu kali dalam seminggu, misalnya di saat weekend. Ajaklah anak Anda untuk menikmati alam sembari menggambar keindahannya.

Ajukan pertanyaan yang edukatif

Mengajukan pertanyaan-pertanyaan edukatif kepada anak dapat meningkatkan dan mengembangkan pola pikirnya. Biarkan anak Anda memberi jawaban berupa penjelasan yang merangsangnya untuk adu argumentasi, atau ajak dia berdiskusi. Anda dapat memulainya dengan menanyakan secara rinci seputar minat atau yang sedang dilakukannya. Selanjutnya, gali jawaban dan pendapat anak terhadap berbagai hal.

Latih anak dalam mengambil keputusan

Biasakan anak Anda untuk mengambil keputusan, hal tersebut akan melatihnya untuk belajar sebab-akibat serta tanggung jawab. Melatih anak untuk mengambil keputusan juga akan memicu anak untuk belajar berpikir analitis dengan merangkaikan hal-hal yang sudah dipelajari dan dipahaminya.

Sumber gambar : morinaga.staging5.salt.co.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY