Porsi Makan yang Baik saat Berbuka Puasa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sudah menjadi sebuah kejadian yang sangat umum terjadi dibulan Ramadhan, kekenyangan saat berbuka. Hal ini terjadi karena setelah seharian lapar dan haus menjalani puasa, maka saat berbuka tiba adalah balas dendam untuk makan dan minum, sehingga akibatnya bukannya bugar tapi malah sakit perut dan kalau ke masjid untuk sholat tarawihpun rasanya mata tak mau diajak kompromi.

Kebutuhan kalori selama puasa sebetulnya tidak berbeda dengan hari-hari biasa. Rata-rata orang Indonesia mempunyai kebutuhan kalori sebesar 1.700-2.000 kalori per hari. Pembagian porsi makanan saat berpuasa yaitu sahur sebanyak 40 persen, buka puasa 50 persen, dan selesai salat tarawih 10 persen.

Perhatikan pemilihan makanan yang akan dikonsumsi baik dari sumber karbohidrat, protein, lemak, sayur, buah, dan cairan. Bukan dengan memperbanyak jumlah porsi karbohidrat yang dikonsumsi, apalagi karbohidrat sederhana seperti nasi. Lebih baik pilih sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang, roti gandum, ubi, singkong, atau oatmeal.

Menurut ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Ahmad Sulaeman, pola makan yang sehat akan membantu tubuh tetap sehat. Dia menyarankan agar saat berbuka puasa maupun sahur dengan memperbanyak makanan yang mengandung protein, serat, serta vitamin A, B dan C. Unsur-unsur gizi tersebut dapat memberikan kebugaran bagi tubuh sepanjang hari.

Ahmad Sulaeman menambahkan, untuk menjaga pola makan yang baik saat bulan puasa juga harus tetap memperhatikan unsur karbohidrat. Hanya saja, disarankan agar karbohidrat yang dikonsumsi dari jenis nasi merah, roti gandum, ubi, jagung, dan singkong terutama saat makan sahur. Hal ini karena bahan-bahan makanan tersebut tidak menjadi pemicu penyakit diabetes.

Pengaturan waktu dan porsi pangan:

  • Saat berbuka: 10-15% dari kebutuhan energi harian dengan mengutamakan makanan dan minuman manis karbohidrat sederhana seperti es kacang merah, kolak, bubur kacang hijau, kurma, segelas the manis
  • 30 menit setelah berbuka: 30-35% dari kebutuhan energi harian dengan menyantap makanan utama lengkap, karbohidrat komplek seperti nasi komplet dengan lauk pauknya
  • Sesudah Tarawih atau sebelum tidur: 10-15% dari kebutuhan energi harian dengan mengutamakan karbohidrat, hindari serat dan protein tinggi seperti biscuit, roti putih, wafer, dan segelas susu hangat
  • Saat Sahur: 40-45% dari kebutuhan energi harian dengan menyantap makanan utama lengkap, karbohidrat komplek dan serat seperti sepring nasi komplit dengan lauk pauk, buah dan segelas susu.

Jangan lupa untuk mengatur pola minum agar kebutuhan cairan kurang lebih 8 gelas sehari bisa terpenuhi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY