Posisi Bercinta yang Rawan Menyebabkan Penis Patah

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Ketika gairah sedang memuncak aktivitas seksual menjadi lebih bersemangat. Namun tahukah pembaca jika aktivitas seksual yang dilakukan dengan penuh gairah beresiko mengalami cedera pada penis? Penasaran dengan jawabannya, langsung saja simak artikel berikut ini.

Penis tidak bertulang, kenapa bisa patah?

Seperti yang diketahui jika alat vital pria tidak mempunyai tulang. Namun demikian penis tetap dapat mengalami cedera fraktur. Cedera fraktur pada penis terjadi saat mengalami ereksi. Lantas bagaimana kronologisnya?

Bagi pembaca yang belum mengetahui, sebenarnya penis mempunyai 3 tabung silinder. Dua tabung akan terisi darah sehingga mengeras saat mengalami rangsangan. Kedua tabung itu dilapisi jaringan yang elastis, sehingga dapat mengikuti panjang dan besar penis ketika ereksi.

Penis saat ereksi dapat retak atau patah karena mengalami benturan akibat tekanan yang berlebih. Salah satu ciri-ciri penis yang patah atau retak saat berhubungan seksual adalah munculnya bunyi letupan yang dari tunika albuginea akibat robek.

Ketika ereksi mulai hilang atau melunak, kemudian penis akan membengkak dan memar biru kehitaman-hitaman. Tentu saja rasa sakit yang hebat akan dirasakan, sehingga pria langsung menyadari bahwa penis miliknya patah.

Posisi bercinta apa saja yang bisa menyebabkan penis patah?

Perlu diketahui jika hubungan seksual juga mengandung resiko. Alhasil setiap pasangan harus lebih waspada dan berhati-hati ketika berhubungan seksual, termasuk memperhatikan posisi-posisi bercinta yang rawan mengakibatkan penis patah. Lantas posisi apa saja yang rawan menyebabkan penis patah?

Dalam beberapa kasus posisi woman on top dapat menyebabkan penis patah. Itu artinya posisi wanita berada di atas laki-laki memiliki resiko menyebabkan cedera pada penis. Salah satu posisi woman on top yang cukup berbahaya adalah wanita duduk di pangkuan laki-laki.

Pasalnya tekanan yang akan diterima penis akan lebih besar karena ditambah beban tubuh wanita yang bertumpu. Selain itu posisi woman on top juga membuat pria tidak bisa mengendalikan wanita. Akibatnya bila penis mengalami tekanan yang besar, wanita tidak menyadari dan tidak segera menghentikan penetrasi.

Selain woman on top, posisi doggy style juga bisa memberikan resiko pada pria. Pasalnya posisi wanita yang berada di depan pria dapat mengakibatkan cedera bila dilakukan terlalu agresif. Dalam keadaan ereksi, penis dapat membentur tulang kemaluan wanita. Benturan yang terjadi cukup keras tentu saja akan menimbulkan cedera pada penis.

Lantas bagaimana cara mengatasi penis patah?

Penis patah merupakan kondisi darurat yang harus mendapatkan penanganan medis. Cedera yang tidak segera ditangani akan mengakibatkan kecacatan pada penis hingga disfungsi ereksi. Segeralah cari bantuan medis guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Setelah berada di rumah sakit, serangkaian pemeriksaan medis akan dilakukan. Misalnya saja pindai MRI, uretrogram, hingga cavernosogram. Selain itu operasi juga akan dilakukan guna memperbaiki jaringan-jaringan yang rusak. Jika seluruh proses medis dijalani, penis yang cedera atau patah dapat disembuhkan dan berfungsi kembali secara normal. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here