Posisi Tidur Terbaik untuk Ibu Hamil, Wajib Tahu!

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kehamilan merupakan hal yang didambakan oleh setiap pasangan, banyak hal yang dikorbankan dan dibayar mahal agar si calon bayi lahir dengan sempurna, sehat dan pintar karena anak adalah generasi penerus yang membawa harapan besar untuk orangtua. Namun, terlalu sibuk memperhatikan hal-hal besar, terkadang membuat suami istri lupa bahwa memperhatikan hal kecil juga sangat penting. Seperti posisi tidur, posisi tidur Ibu hamil yang salah dapat menyebabkan berbagai gangguan diantaranya: pembengkakan kaki, nyeri pada otot, tidur menjadi mendengkur, menurun atau meningkatnya tekanan darah. Lalu, bagaimanakah posisi tidur yang baik? Anda dapat menyimak kiatnya disini:

  1. Posisi Tengkurap

Pada trimester pertama, posisi tengkurap tidaklah membahayakan. Namun, seiring berjalannya waktu akan terjadi pembesaran payudara pada ibu hamil. Hal ini juga menyebabkan payudara menjadi lebih sensitif sehingga di trimester kedua posisi ini tidak lagi nyaman.

  1. Posisi Telentang

Posisi ini dianjurkan oleh Ibu hamil, namun hal ini tidak juga bertahan lama. Di usia kehamilan yang mencapai 16 minggu, posisi ini dapat berbahaya bagi ibu hamil dikarenakan seluruh berat rahim akan menimpa pada bagian tubuh belakang seperti usus dan vena besar. Tidak hanya itu, tidur dengan posisi ini juga dapat menyebabkan resiko sakit pinggang, wasir, gangguan pencernaan dan pernapasan. Pada beberapa kasus, ibu hamil juga mengalami kenaikan dan penurunan tekanan darah ketika tidur dalam posisi ini. Maka dari itu, setelah usia kandungan 16 minggu, Ibu hamil sangat tidak dianjurkan untuk tidur dalam posisi telentang.

  1. Posisi Tidur Berkualitas

Hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan posisi tidur terbaik untuk ibu hamil. Namun, dokter menganjurkan untuk tidur dengan posisi miring kesamping karena pada posisi ini bayi akan menerima aliran darah dan asupan gizi maksimal dari plasenta. Posisi ini juga membuat ginjal bekerja maksimal dalam melakukan ekresi sehingga mengurangi pembengkakkan pada tangan dan kaki Ibu hamil. Pada saat kandungan membesar, ibu hamil akan mengalami beberapa gangguan kecil pada saat tidur. Seperti bolak-balik kamar mandi karena ingin buang air kecil, sesak nafas, detak jantung meningkat cepat sehingga jantung berdebar, sakit punggung, kram, konstipasi, hingga rasa nyeri pada ulu hati.  Untuk dapat mengurangi gangguan dalam tidur, anda dapat melakukan beberapa hal:

  • Hindari tidur larut malam
  • Tidak melakukan aktifitas berat menjelang tidur
  • Minum susu atau madu agar tidur anda semakin nyenyak, jangan mengkonsumsi kopi atau soda
  • Rutin mengikuti senam hamil
  • Apabila terjadi kram pada malam hari, sandarkan kaki anda ke dinding dengan posisi lebih tinggi untuk mengurangi kram. (NIA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY